Breaking News:

Berita Viral

Akhir Cerita Suami Talak Istri Setelah Ijab Kabul, Dua Mempelai Sepakat Melanjutkan Pernikahan

Akhir kisah pernikahan viral mempelai pria talak istri setelah ijab kabul selesai, sepakat berdamai

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
Instagram
Viral pria langsung talak istri setelah ijab, kini berakhir bahagia 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA – Setelah pernikahan mereka viral di media sosial, pasangan pengantin di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) sepakat damai dan melanjutkan pernikahan.

Sang suami berinisial IM (25), asal Desa Kalampa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima telah meminta maaf atas perbuatannya.

Pengantin perempuan berinisial H (23), asal Desa Gapit, Kecamatan Empang, Sumbawa dan keluarga pun menerima permintaan maaf tersebut.

”Alhamdulillah, ending-nya gembira untuk kita semua dan itu yang kita harapkan memang,” kata Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Empang Abdul Wahid, pada TribunLombok.com lewat telepon, Rabu (7/7/2021).

Pernikahan IM dan H berlangsung hari Minggu (4/7/2021), usai salat asar, di Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.

Baca juga: Panik Butuh Tabung Oksigen untuk Mertua, Pria Ini Justru Kena Tipu hingga Uang Jutaan Hilang

Baca juga: FAKTA Pengantin Langsung Talak Istri setelah Ijab Kabul, Ternyata Ada Bisikan dan Begini Akhirnya

Acara pernikahan itu viral di media sosial gara-gara ulah pengantin laki-laki.

Setelah ijab kabul selesai, dia tiba-tiba berdiri di depan penghulu, orang tua perempuan, dan tamu undangan.

Tanpa disangka, dalam bahasa Bima, dia mengucapkan talak terhadap istri yang baru beberapa detik dinikahi.  

Viral pengantin langsung talak istri setelah ijab kabul diunggah akun gosip Lambe Turah
Viral pengantin langsung talak istri setelah ijab kabul diunggah akun gosip Lambe Turah (Instagram)

Hal itu langsung membuat orang tua dan keluarga mempelai perempuan marah dan mengeroyoknya.

Keributan pun tidak bisa dihindari.

Acara pernikahan yang dipersiapkan keluarga perempuan pun jadi buyar.

Untuk menghindari amukan massa, mempelaki laki-laki kemudian diamankan ke kantor Polsek Empang.  

Abdul Wahid mengaku sangat kaget dengan insiden tersebut. 

Mereka tidak pernah menyangka hal itu bakal terjadi.

Baca juga: VIRAL Suami Talak Istri Setelah Ijab Kabul di Sumbawa, Pengantin Laki-laki dalam Tekanan Keluarga

Baca juga: RSUD NTB Berencana Turunkan Harga Tes PCR, Mudahkan Calon Penumpang Pesawat

Sebab dari awal, proses pernikahan berjalan lancar tanpa ada masalah apa-apa.  

Sebelum ijab kabul pengantin juga ditanya dan menyatakan siap tanpa paksaan. Tapi terjadilah seperti itu.

”Di luar perkiraan kita, secara spontan sebelum tandatangan akta dia langsung minta izin ceraikan istrinya,” tuturnya.

Petugas KUA yang datang hari itu pun sangat kaget dan mengamakan semua dokumen pernikahan itu.

Tapi dia sangat bersyukur masalah tersebut akhirnya diselesaikan secara baik-baik.

Pihak keluarga dan kedua pasangan pengantin IM dan H sepakat melanjutkan pernikahan.  

Hari ini, Rabu (7/7/2021), mereka telah rujuk dan melanjutkan pernikahan sah secara agama dan hukum negara.   

Meski pengantin laki-laki sempat ditahan di Polsek Empang, namun kedua pihak keluarga sepakat persoalan itu melalui musyawarah.

Sehingga pernikahan pasangan pengantin tersebut dapat dilanjutkan.

Wahid menyebutkan, kedua pihak dipertemukan di KUA Empang dan menyelesaikan dengan kepala dingin.

Pihak keluarga perempuan pun sangat bersabar menghadapi persoalan itu.

”Karena ini keluarga ya pak, sehingga diusahakan penyelesaian jalur kekeluargaanlah,” katanya.

Akta pernikahan juga telah ditandatangani pengantin dan para saksi, sehingga KUA dapat memberikan buku nikah kepada dua sejoli tersebut.

Keluarga dari Kabupaten Bima juga sudah datang dan mendampingi proses pernikahan tersebut sampai selesai.

”Dari hasil mediasi, suami (pengatin) mengakui kesalahan dan minta maaf dan mau rujuk kembali,” katanya.

Keinginan pengantin untuk rujuk dan melanjutkan pernikahan membuat pihak KUA sangat senang. Termasuk keluarga dua belah pihak pengantin.

”Semua sudah selesai,” tegasnya.

Wahid menjelaskan, sebelum rujuk dan diberikan buku nikah, mereka juga diminta rujuk secara agama.

Sebab talak yang diucapkan si suami setelah ijab kabul sah secara agama. Sehingga harus pula rujuk secara agama.

Baru setelah itu proses pencatatan selesai sampai penerbitan buku nikah bagi keduanya.

Baca juga: Cuplikan Tukang Ojek Pengkolan Kembali Berduka, Rinjani Diceritakan Meninggal Seperti Denok?

Sumber Masalah

Wahid tidak menjelaskan apa yang menjadi penyebab pengantin laki-laki berbuat seperti itu.

”Kami tidak tahu, takutnya salah-salah nanti saya sampaikan,” ujarnya.

Baginya, yang penting saat ini pengantin dan keluarga sudah berdamai.

Dia berharap pasangan tersebut membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan bahagia.

(*)

Baca berita viral lainnya.

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved