Breaking News:

Operasi Premanisme di Mataram, Polisi Kembali Angkut 12 Juru Parkir Tak Berizin

Polresta Mataram kembali menjaring 12 orang juru parkir (Jukir) yang diduga melakukan pungutan liar di Kota Mataram

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Polresta Mataram
TERJARING: Para juru parkir di Kota Mataram dibawa ke kantor Polresta Mataram setelah terjaring operasi premanisme, Sabtu (19/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Polresta Mataram kembali menjaring 12 orang juru parkir (Jukir) yang diduga melakukan pungutan liar di Kota Mataram.

Mereka tertangkap dalam operasi premanisme di sejumlah lokasi, seperti di areal pertokoan, pasar tradisional, dan terminal.

”Dari kegiatan operasional yang kami gelar sejak kemarin, telah diamankan 12 orang yang diduga menarik uang parkir tanpa dasar aturan yang sah," kata Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Sabtu (19/6/2021).

Baca juga: Transaksi Narkoba, Sopir Taksi dan Penumpang Ditangkap Polres Lombok Barat

Pengamanan 12 orang jukir tersebut merupakan hasil giat lapangan Tim Puma Polresta Mataram, Polsek Narmada, dan Polsek Ampenan.

”Di antaranya itu ada lima orang dari tim puma, Polsek Narmada dua, sisanya ada dari wilayah hukum Polsek Ampenan," pungkasnya.

Tindak lanjut dari operasi itu, Kadek Adi mengatakan, pihaknya akan lebih mengedepankan pembinaan.

Para juru parkir yang terjaring razia diberikan kesempatan pulang.

Baca juga: Soal Data Covid-19, Lombok Timur Terbaik dan Lombok Tengah Paling Amburadul

Namun dengan syarat menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksinya.

"Kalau tertangkap tangan kembali, mereka akan kami pidanakan," ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved