Breaking News:

1.200 Butir Bahan Peledak Disita Ditpolair Baharkam dan Polda NTB, Pedagang Terancam Hukuman Mati

Sebanyak 1.200 detonator bahan peledak ikan diamankan dari seorang pedagang berinisial AMB, asal Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, NTB.

Dok. Polda NTB
BAHAN PELEDAK: Polda NTB menunjukkan bahan peledak dan seorang tersangka dalam keterangan pers, di markas Polda NTB, Senin (7/6/2021).¬† 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sebanyak 1.200 detonator bahan peledak ikan diamankan dari seorang pedagang berinisial AMB (53), asal Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, NTB.

Pelaku ditangkap tim gabungan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri bersama Ditpolair Polda NTB, di Pelabuhan Kayangan Lombok Timur, Rabu (2/6/2021).

Tim gabungan ini dipimpin Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga dan AKBP Agus Budi.

"AMB merupakan resedivis yang pernah ditangkap dengan kasus yang sama," ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto dalam jumpa pers, di Lapangan Hanggar, Polda NTB, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Tertimpa Material Kaca, Nyawa Buruh di Lombok Barat Berhasil Diselamatkan 

Ia menjelaskan, destructive fishing (DF) menggunakan bahan peledak bom, racun dan strum merupakan tindak kejahatan serius.

Sebab tindakan itu berakibat pada kerusakan ekosistem di laut.

Tonton juga:

Atas perbuatannya, residivis seperti AMB terancam dijerat Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Dengan ancaman hukuman hukum mati atau penjara seumur hidup.

Baca juga: Awalnya Tanya Uang Saku, Oknum Kepala SD di Bima Diduga Cabuli Murid saat Proses Belajar Mengajar

Halaman
123
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved