Breaking News:

Gili Matra dan Gili Balu Dapat Bantuan Rp 32 Miliar untuk Konservasi Terumbu Karang

Sebagai daerah segitiga Amazon of The Sea, pengelolaan kawasan konservasi perairan di NTB khususnya pelestarian terumbu karang harus ditingkatkan

Dok. Diskominfotik NTB
KONSERVASI: Sekretaris Utama Kementerian PPN/Bappenas Himawan Haryoga (kanan) dan Direktur Kelautan dan Perikanan Kementerian PPN/Bappenas Sri Yanti (kiri) memberikan keterangan pers, di Hotel Katamaran, Senggigi, Jumat (4/6/2021). 

Targetnya untuk mencapai 80 persen kategori biru di Taman Wisata Perairan (TWP) Gili Matra dan mencapai 100 persen Kategori Hijau di Taman Pulau Kecil (TPK) Gili Balu, Sumbawa. 

Gili Matra sendiri singkatan dari Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan di Lombok Utara.  

"Salah satu manajemen pengelolaan itu adalah dengan mencari strategi efektif agar keberlanjutannya terus dilakukan usai berakhirnya project ini,” tambah Yanti.

Sekretaris Utama Kementerian PPN/Bappenas Himawan Haryoga mengatakan, upaya ini bertujuan menghasilkan kebijakan lebih komprehensif dalam pengelolaan konservasi.

Program ini melibatkan masyarakat, pemerintah daerah dan pusat.

Diharapkan dapat ditiru dan dilakukan di daerah lain.

”Hal lain adalah upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 juga memerlukan strategi yang baik,” katanya.

Meski laut merupakan sumber penghasilan, pengawasan kejahatan lingkungan dan substitusi mata pencaharian penting dilakukan.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved