Breaking News:

Pasien asal Dompu Tewas di Kamar Hotel saat Hendak Berobat ke Mataram

Belum sempat mendapat penanganan medis, pasien pengidap sakit keras berinisial N (41) asal Kabupaten Dompu, NTB ditemukan tewas di kamar hotel

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Polresta Mataram
MAYAT: Anggota Polresta Mataram melakukan olah TKP di kamar hotel tempat warga Dompu meninggal dunia, Kamis (27/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Belum sempat mendapat penanganan medis, pasien pengidap sakit keras berinisial N (41) asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan tewas di kamar salah satu hotel Kota Mataram, Kamis (27/5/2021).

Kejadian tersebut diketahui pihak kepolisian, pagi tadi, sekitar 08.00 Wita.

”Menindaklanjuti informasinya, anggota langsung mendatangi lokasi dan lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) bersama tim medis," kata Kasat Reskrim Polresta Mataram Polda NTB Kompol Kadek Adi Budi Astawa, dalam keterangan persnya, Kamis (27/5/2021).

Berdasarkan keterangan pengelola hotel, korban datang bersama keluarganya dan memesan kamar untuk menginap, Rabu (26/5/2021) malam.

"Informasinya, korban bersama pihak keluarganya datang dengan mobil ambulans RSUD Kabupaten Bima dan langsung menginap di hotel," jelasnya.

Baca juga: WASPADA, Makelar di Kota Mataram Tipu Pembeli Tanah hingga Rp 160 Juta

Informasi itu pun dibenarkan oleh pihak keluarga.

Keluarga menjelaskan, korban datang ke Kota Mataram untuk menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit swasta.

"Dari keterangan tambahan keluarga, korban ini memiliki penyakit infeksi saraf tulang belakang sejak setahun lalu dan tujuannya ke Mataram untuk berobat," ungkapnya.

Dengan adanya kabar duka ini, pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergiannya dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi.

Baca juga: 2 ABG Setubuhi Siswi Mts, Dilakukan di Rumah Kosong, Aksi Digerebek Warga

”Hasil visum jenazah korban juga tidak ada ditemukan tanda-tanda tindak penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal," katanya.

Sebelum dibawa pulang ke Dompu, mayat wanita malang itu sempat disemayamkan di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

”Karena harus cek Covid-19 juga, makanya sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangakara Mataram. Tetapi sekarang jenazahnya sudah diperjalanan pulang bersama pihak keluarga ke Dompu," katanya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved