Breaking News:

Nasib Pembuat Video Hina Palestina, Dimarahi Keluarga dan Kelanjutan Pekerjaan Tidak Jelas

Ucok yang sehari-hari bekerja sebagai cleaning service salah satu perguruan tinggi di Mataram ini pun tidak tahu nasib pekerjaannya

TribunLombok.com/Sirtupillaili
DITAHAN: HL alias Ucok hanya menunduk di markas Polda NTB, Selasa (18/5/2021). Dia ditangkap setelah video TikTok-nya yang menghina Palestina dilaporkan warga ke polisi. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – HL alias Ucok (23), pemuda asal Kecamatan Gerung, Lombok Barat pembuat video TikTok bernada hinaan terhadap Palestina tak menyangka masuk penjara.

Berawal dari iseng-iseng membuat video TikTok, hidupnya kini berubah total.

Sejak videonya viral, Ucok menjadi pesakitan, dia terkenal tetapi terus mendapat tekanan dan hujatan warga.

Makian diterima secara langsung maupun melalui komentar warga di media sosial.

Baca juga: Polda NTB Sita Akun TikTok dan Facebook Pemuda Hina Palestina: Kita Ambil Alih

Untuk waktu yang lama, dia harus merasakan tidur di balik jeruji besi.

Ucok terancam hukuman 6 tahun penjara.

Tak sampai di situ, Ucok pun mendapat tekanan dari keluarga sendiri.

Tingkah lakunya membuat keluarga malu dan marah kepadanya.

Baca juga: Pembuat Video Hina Palestina Menangis Minta Maaf, Polda NTB: Ancaman Hukuman 6 Tahun

Ucok akhirnya menangis dan meminta maaf di hadapan media, di markas Polda NTB, Selasa (18/5/2021).

Halaman
123
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved