Breaking News:

Penyebarangan Poto Tano-Kayangan Belum Dibuka, Pelabuhan Terus Diawasi Aparat

Penyeberangan dari Pelabuhan Poto Tano Sumbawa ke Pelabuhan Kayangan Lombok Timur belum dibuka untuk penumpang orang.

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Dok. Polres KSB
PATROLI: Tim gabungan TNI - Polri dan Pemda Sumbawa Barat patroli dialogis di Pelabuhan Poto Tano, Jumat malam (14/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Penyeberangan dari Pelabuhan Poto Tano Sumbawa ke Pelabuhan Kayangan Lombok Timur belum dibuka untuk penumpang orang.

Karena itu, aparat gabungan TNI-Polri dibantu petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Sumbawa Barat tetap berjaga-jaga di pelabuhan.

Tim gabungan ini melaksanakan patroli dialogis di Pelabuhan Poto Tano, Jumat (14/5/2021), pukul 22.00 Wita.

Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada orang nekat nyeberang selama larangan berlaku.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono melalui Subbag Humas Ipda Eddi Soebandy menjelaskan, kegiatan ini digelar dalam mendukung Program Promoter Kapolri No 7 dan 8 tentang Penguatan Harkamtibmas dan membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Kamtibmas.

PATROLI: Tim gabungan TNI - Polri dan Pemda Sumbawa Barat patroli dialogis di Pelabuhan Poto Tano, Jumat malam (14/5/2021). (Dok. Polres KSB)
PATROLI: Tim gabungan TNI - Polri dan Pemda Sumbawa Barat patroli dialogis di Pelabuhan Poto Tano, Jumat malam (14/5/2021). (Dok. Polres KSB) ((Dok. Polres KSB))

"Khusus di momentum lebaran kegiatan ini dalam rangka pengamanan dan pelayanan lebaran 2021," terang Eddi Soebandi.

Personel pos pelayanan dalam operasi Ketupat Rinjani 2021 melaksanakan patroli dialogis.

"Anggota sekaligus menyampaikan himbauan untuk menjaga kondusivitas wilayah, kebersihan, dan protokol kesehatan Covid-19," katanya.

Baca juga: Polisi akan Datangi Rumah Warga yang yang Lolos Mudik Lebaran 2021, Ini Tujuannya

Baca juga: Obat Batuk yang Mengandung Dextromethorphane Banyak Disalahgunakan Remaja di NTB untuk Mabuk-mabukan

Baca juga: 12.050 Buruh Migran asal NTB Pulang Kampung Sepanjang 2021 

Mereka juga mengingatkan warga menggunakan masker dan membawa handzenitazer saat berpergian guna mencegah penularan virus Corona.

"Waspada kejahatan 3C dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terdekat apabila ada hal-hal yg dapat menimbulkan gangguan kamtibmas," imbuhnya.

Pengguna jasa penyebrangan yg tidak menggunakan masker akan diberikan teguran.

"Kegiatan ini beralangsung dalam situasi aman dan Kondusif," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved