Breaking News:

Cara Efektif untuk Bantu Cegah Gigitan Nyamuk pada Anak-anak

Nyamuk betina membutuhkan darah sebagai makanan untuk menghasilkan telurnya. Gigitan tersebut menyebabkan gatal, kemerahan, dan ketidaknyamanan.

Muhammad Mahdi Karim via cosmosmagazine.com
Ilustasi nyamuk 

TRIBUNLOMBOK.COM - Sesuai laporan yang dikembangkan oleh WHO, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk menyumbang lebih dari 400.000 kematian per tahun, dimana sebagian besar adalah anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Jumlah kematian (pada anak-anak) karna disebabkan oleh nyamuk meningkat per hari dan membutuhkan perhatian.

Gigitan nyamuk menyebabkan penyakit seperti demam berdarah, chikungunya, malaria, Zika, dll.

Biasanya yang mengigit manusia adalah nyamuk betina.

Nyamuk betina membutuhkan darah sebagai makanan untuk menghasilkan telurnya.

Gigitan tersebut menyebabkan gatal, kemerahan, dan ketidaknyamanan.

Dikutip TribunPalu.com dari laman Blodsky, berikut adalah beberapa tips berguna untuk membantu mencegah dan mengobati gigitan nyamuk.

Baca juga: Ini Cara Mudah Cek Kondisi Kesehatan Jantungmu, Cukup 30 Detik: Jarimu Memerah atau Pucat?

Gejala Gigitan Nyamuk

Meskipun gigitan nyamuk dapat menyebabkan gejala kecil seperti kemerahan pada kulit, gatal, bengkak, dan rasa tidak nyaman yang terjadi setelah beberapa jam, dalam beberapa kasus gejalanya berlangsung lebih dari seminggu.

Gejala yang memerlukan perhatian medis segera setelah gigitan nyamuk adalah mual, pusing, muntah, demam, masalah pernapasan, dan pembengkakan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved