Breaking News:

Karyawan AMNT Tewas di Lubang Tambang Emas Batu Hijau, Disnakertrans NTB Turun Investigasi

Disnakertrans NTB telah menurunkan timnya untuk melakukan investigasi insiden tewasnya karyawan PT AMNT saat bekerja di tambang emas Batu Hijau

Dok. Polres Sumbawa Barat
KECELAKAAN: Tim Polres Sumbawa Barat mengecek lokasi kecelakaan karyawan PT AMNT, Jumat (23/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Insiden tewasnya karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) saat bekerja di tambang emas Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat mendapat atensi khusus pemerintah.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB telah menurunkan timnya untuk melakukan investigasi.

"Kami lakukan proses investigasi melalui Tim Pengawas Ketenegakerjaan yang sudah turun langsung ke KSB," kata Kepala Disnakertrans NTB Gede Putu Aryadi, Selasa (27/4/2021).

Tim turun untuk memastikan hak-hak pekerja yang meninggal dunia diberikan perusahaan.

Baca juga: Karyawan PT AMNT Tewas di Lubang Tambang Emas, Jatuh dari Ketinggian 45 Meter

”Kalau ada hal-hal lain itu ranahnya kepolisian, kami hanya fokus masalah ketenagakerjaan,” katanya.

Tonton Juga :

Karyawan PT AMNT berinisial AH (31) asal Kota Mataram, tewas di lubang tambang emas. 

AH diduga menjadi korban kecelakaan saat bekerja di Hole Mining, tepatnya di Soutrem RL 105, dekat Puiler 174, Jumat (23/4/2021) sekitar pukul 14.50 Wita. 

Baca juga: VIRAL, Video Mesum Calon Pengantin Hebohkan Warga Lombok Tengah  

Korban sudah bekerja sebagai operator haul truck untuk AMNT selama sekitar dua tahun.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved