NTB

Mengenang Sosok Mayor Wisnu Subiantoro, Awak KRI Nanggala-402 Penyayang Keluarga

Dok. Keluarga
Mayor Wisnu Subiantoro  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, SURABAYA - Mayor Laut Wisnu Subiyantoro (49), salah satu awak kapal selam KRI Nanggala-402  dinyatakan gugur asal Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Dimata keluarga, Mayor Wisnu merupakan sosok yang dekat dan sayang dengan keluarga.

Bila tidak sedang tugas dinas, Mayor Wisnu akan menghabiskan waktu bersama anak-anak dan istrinya.

Ratih Wardhani, adik kandung Mayor Wisnu, menceritakan tentang kehidupan sang kakak saat bersama keluarga.

Jika waktunya tidak bertugas di kapal, Mayor Wisnu akan menghabiskan waktunya bersama keluarga.

"Paling tidak kalau tidak keluar ya cuma di rumah. Tapi intinya dia selalu menghabiskan waktu sama keluarga, kalau lepas dinas," ujar Ratih, dalam keterangan tertulis diterima TribunLombok.com, Senin (26/4/2021).

Mayor Wisnu gugur meninggalkan seorang istri, Henny dan dua orang anak.

Gambar dari kamera kapal MV Swift Rescue, ditangkap di kedalaman 838m
Gambar dari kamera kapal MV Swift Rescue, ditangkap di kedalaman 838m (Dok. TNI AL)

Anak pertama Mayor Wisnu tengah mengikuti magang sebagai dokter muda di Rumah Sakit Angkatan Laut Surabaya.

Sementara anak keduanya masih belajar di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).

Baca juga: Foto Penampakan KRI Nanggala-402 yang Ditemukan di Kedalaman 838 Meter, Terbagi jadi 3 Bagian

"Anaknya dua, yang sulung lagi magang dokter muda di RS Angkatan Laut Surabaya, yang kecil kelas enam SD lagi ujian," kata Ratih.

Menurut Ratih, pihak keluarga sudah mengikhlaskan berpulangnya Mayor Wisnu Subiantoro dalam tugas kenegaraannya bersama KRI Nanggala 402.

"Puji Tuhan, istri dan anak-anak mas Wisnu kuat dan tabah. Keluarga sudah ikhlas dan mengucapkan terimakasih atas doa dan dukungan semuanya," katanya.

Mayor Laut Wisnu Subiyantoro
memulai kariernya sebagai prajurit TNI dengan menempuh pendidikan di Sekolah Calon Bintara TNI AL.

Selanjutnya, Mayor Wisnu melanjutkan pendidikannya di Sekolah Calon Perwira.

Penuh kegigihan, Mayor Wisnu menyelesaikan pendidikannya sekitar tahun 1990.

Tidak hanya itu, dedikasi Mayor Wisnu untuk negara terbilang luar biasa.

Baca juga: Jokowi Mengajak Masyarakat Doakan 53 Awak KRI Nanggala-402: Patriot Terbaik Penjaga Kedaulatan

Mayor Wisnu pernah menempuh pendidikan khusus untuk kapal selam hingga akhirnya mendapat tugas sebagai prajurit di beberapa KRI.

Mayor Wisnu memulai penugasan pertamanya di KRI Wilhelmus Zakaria Yohanes.

Sempat dipindahtugaskan ke KRI Cakra, berikutnya Mayor Wisnu mengabdikan diri untuk bertugas di KRI Nanggala-402.

Mendapat pangkat mayor, Mayor Wisnu bertugas sebagai Kepala Departemen Mesin (Kadepsin) selama ditempatkan di KRI Nanggala-402.

Di balik jasanya yang hebat untuk negara, Mayor Wisnu tetap sosok yang menyayangi keluarga.

Baca juga: TGB Ajak Warga NTB Doakan Kru Kapal Selam KRI Nanggala-402

Insiden tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402, di perairan utara Bali, sekitar 03.00 Wita, Rabu (21/4/2021).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam  keterangan persnya, Minggu malam (25/4/2021) menyatakan seluruh kru kapal telah gugur.

Hal ini disampaikan panglima setelah kemarin KRI Nanggala dinyatakan tenggelam atau subsunk.

“Dengan kesedihan yang mendalam selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personil yang on board KRI Nanggala-402 telah gugur. Prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali,” katanya dalam siaran tertulisnya.

Seluruh personel merupakan prajurit TNI AL yang sudah mengabdikan dirinya untuk bangsa Indonesia. 

(*)