Breaking News:

45 Hari Dalam Pelarian, Emak-Emak Bandar Sabu Karang Bagu Kehabisan Uang dan Diringkus Polisi

Berakhir sudah pelarian perempuan berinisal RA (33), warga Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Dok. Polresta Mataram
BURONAN: RA hanya bisa menunduk saat ditangkap Polresta Mataram, Sabtu (10/4/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Berakhir sudah pelarian perempuan berinisal RA (33), warga Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Buronan Satresnarkoba Polresta Mataram itu kini tidak bisa menghirup udara bebas.

Dia dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram setelah 45 hari berstatus buronan atau masuk daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

"RA yang menjadi DPO kasus kepemilikan 15 gram sabu di Karang Bagu. Sekitar 1,5 bulan dia buron,’’ ungkap Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, Sabtu (10/4/2021).

BARANG BUKTI: Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi (tengah) menunjukkan barang bukti narkoba, Sabtu (10/4/2021). 
BARANG BUKTI: Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi (tengah) menunjukkan barang bukti narkoba, Sabtu (10/4/2021).  (Dok. Polresta Mataram)

RA cukup lihai bersembunyi. Karena sudah 45 hari diburu kepolisian.

Petugas memancing RA keluar dari persembunyian setelah menangkap salah satu kerabatnya juga di kasus kepemilikan sabu.

RA lalu bergerak ke Mataram dan diciduk kepolisian di Jalan Langko, Kota Mataram.

"Kami meminta ayah pelaku untuk berkomunikasi dengan dia. Lalu dia mau ke Mataram. Pelaku terlihat di Jalan Langko dan langsung dicegat,’’ tuturnya.

RA langsung diintrogasi.

Halaman
123
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved