Breaking News:

Berangkat Pakai Identitas Palsu, Korban TPPO Dikirim ke Negara Konflik

Rinjani, bukan nama sebebarnya. Wanita 35 tahun, asal Lombok Utara ini masih trauma.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
MIGRAN: Para buruh migran asal NTB datang ke kantor Gubernur Provinsi NTB, bersama BP2MI, Selasa (30/3/2021). Beberapa orang dari mereka merupkan korban TPPO. 

Sindikat perdagangan orang di Nusa Tenggara Barat (NTB) memalsukan identias para korban untuk memuluskan kejahatannya. Mereka dengan mudah mengubah nama, usia, hingga alamat rumah para korban. Tapi oknum-oknum yang terlibat tidak pernah dijerat.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRUBUNLOMBOK.COM, LOMBOK UTARA – Rinjani, bukan nama sebebarnya. Wanita 35 tahun, asal Lombok Utara ini masih trauma.

Dia merupakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Meski kasusnya selesai di meja pengadilan, 2019 silam, rasa cemas dan was-was belum hilang sepenuhnya.

Apalagi pria berinisial BH, satu di antara pelaku TPPO yang dijebloskan Rinjani ke penjara sudah bebas.

Dia bebas lebih cepat dari perkiraan.

Tapi Rinjani dan suami sepakat tidak ingin mengungkit persoalan itu lagi.

Proses hukum dua tahun lalu sangat melelahkan mereka. Waktu dan pikiran habis terkuras.

Selama proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, mereka mengalami banyak tekanan. Bahkan keselamatan Rinjani kerap terancam.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved