Breaking News:

Banjir di Bima

Dua Korban Banjir Bima Meninggal, 25.945 Jiwa di 32 Desa Terdampak

Banjir di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebabkan dua orang meninggal dunia dan 25.945 jiwa terdampak luapan air bandang

Dok. Basarnas Mataram
BANJIR: Tim Basarnas Mataram membantu evakuasi korban banjir bandang Bima, Jumat (2/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA – Banjir di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebabkan dua orang meninggal dunia dan 25.945 jiwa terdampak luapan air bandang.

”Benar, yang meninggal dunia dua orang dari Desa Sie dan Desa Leu,” kata Bupati Kabupaten Bima Indah Dhamayanti Putri, Minggu (4/4/2021).

Mereka merupakan korban yang terseret arus luapan air bah saat banjir terjadi, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Pascabanjir Bima, PLN Pulihkan 83 Persen Jaringan yang Rusak Diterjang Banjir Bandang

Indah mengatakan, saat ini timnya tengah berupaya membantu para korban banjir yang terdampak banjir.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan Provinsi NTB sudah turun sejak hari pertama.

Dia pun telah meninjau langsung kondisi para korban banjir.

Berdasarkan data BPBD NTB, jumlah korban terdampak banjir bertambah menjadi 25.945 jiwa dari 32 desa dan enam kecamatan di Bima.

Baca juga: Bupati Indah Temani Gubernur NTB Tinjau Lokasi Banjir di Kabupaten Bima

Mulai dari Kecamatan Madapangga, Kecamatan Monta, Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Palibelo.

Sedangkan di Kecamatan Parado, BPBD mencatat hanya terjadi tanah longsor dan abrasi pantai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved