Breaking News:

Kabar Artis

KPI Beri Teguran untuk Sinetron Buku Harian Seorang Istri SCTV karena Ada Monolog dan Adegan Ini

KPI layangkan teguran kedua untuk program sinetron Buku Harian Seorang Istri SCTV, ada adegan dan monolog yang dinilai tak pantas

Kolase Instagram @sctv/ @kpipusa
Sinetron BHSI kena sentil KPI - KPI layangkan teguran kedua untuk program sinetron Buku Harian Seorang Istri SCTV, ada adegan dan monolog yang dinilai tak pantas 

TRIBUNLOMBOK.COM - KPI layangkan teguran kedua untuk program sinetron Buku Harian Seorang Istri (BHSI) SCTV, ada adegan dan monolog yang dinilai tak pantas.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberi sanksi administratif teguran kedua untuk sinetron BHSI.

Dilansir situs resmi kpi.go.id, program sinetron ini telah melakukan pengabaian dan pelanggan terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012.

Berdasarkan keterangan dalam surat teguran tersebut, dituliskan jika segmen yang melanggan adalah pada BHSI yang tayang pada 10 Maret 2021.

Dalam adegan tersebut terdapat monolog batin seorang wanita yang dinilai tidak layak untuk ditayangkan.

Hal tersebut berkaitan dengan hubungan badan di luar nikah.

Sinetron BHSI kena sentil KPI
Sinetron BHSI kena sentil KPI (Kolase Instagram @sctv/ @kpipusa)

Baca juga: Televisi Dilarang Tampilkan Dai dari Organisasi Terlarang, PKS: KPI Jangan Offside

Baca juga: Tayangan Rangkaian Pernikahannya Ditegur KPI, Begini Tanggapan Atta Halilintar

Baca juga: Curhat Istri yang Suaminya Kecanduan Judi Togel: Ekonomi Menipis, Diancam Cerai saat Dinasihati

Selain itu, KPI juga menemukan pelanggan lain berupa adegan perkelahian.

Pada tanggal 4 dan 8 Maret 2021, ada adegan perkelahian antara orang yang terlibat saling pukul dan tendang.

Muatan adegan perkelahian tersebut dinilai tak pantas ditayangkan di klasifikasi R (13+).

“Dalam program siaran berklasifikasi R harusnya berisikan hal-hal yang bernilai pendidikan dan ilmu pengetahuan, nilai-nilai sosial dan budaya, budi pekerti, hiburan, apresiasi estetik, dan penumbuhan rasa ingin tahu remaja tentang lingkungan sekitar," terang Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo.

"Ditegaskan jika program siaran klasifikasi R dilarang menampilkan muatan yang mendorong remaja belajar tentang perilaku yang tidak pantas terkait hubungan di luar nikah dan atau membenarkan perilaku yang tidak pantas tersebut sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari."

"Hal ini mestinya menjadi perhatian lembaga penyiaran. Kami memperhatikan adegan kekerasan berupa perkelahian menjadi pola dalam sinetron ini. Perkelahian itu juga dihadirkan seolah menjadi jalan keluar dalam menyelesaikan masalah," jelas Mulyo.

Isi teguran dari KPI selengkapnya di link ini>>

(Tribunnews.com/ Siti N)

Editor: wulanndari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved