Pengakuan Mantan Kepsek Fobia Jarum Suntik, Selalu Menghindar dan Seumur Hidup Baru 3 Kali Disuntik 

Setelah video dirinya viral saat suntik vaksin Covid-19, H Syamsudin (58), mantan kepala sekolah SDN II Surabaya, Lombok Timur meminta maaf.

Dok. Syamsudin
TAKUT JARUM SUNTIK: Ekspresi Syamsudin yang ketakutan dan memeluk polisi saat akan disuntik vaksin Covid-19, di Puskesmas Lepak, Lombok Timur, Selasa (16/3/2021).  

"Pulang-pulang langsung beli obat di jalan. Terus bilang bahwa pernah disuntik pada istri," tuturnya.

Siap Suntik Vaksin Kedua?

Syamsudin menegaskan, dia sendiri tidak pernah takut dengan vaksinasi.

Bahkan, dia yang justru mengajak teman-teman untuk ikut vaksin.

"Kebetulan saya juga menjadi pelatih pramuka. Sehingga saya tetap ajak teman-teman, mari kita dukung program pemerintah untuk vaksin," ujarnya.

Sebagai seorang guru senior, masyarakat Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur mengenal baik Syamsudin. 

Meski telah lama berhenti jadi kepala sekolah, sampai sekarang dia tetap dipanggil kepala sekolah. 

Baca juga: Skuad hingga Staff Persib Bandung Jalani Vaksinasi Covid-19 Jelang Piala Menpora

Vaksin kedua akan diterima tanggal 30 Maret 2021 mendatang.

Dia menjamin tidak akan terjadi hal serupa lagi.

Bahkan dia mengudang semua teman-temannya untuk menyaksikan.

Dia akan vaksin dengan senyum dan berusaha kelihatan santai.

"Saya akan coba mengendalikan hal-hal yang kurang enak itu," katanya.

(*)

 
 

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved