Breaking News:

Pengakuan Mantan Kepsek Fobia Jarum Suntik, Selalu Menghindar dan Seumur Hidup Baru 3 Kali Disuntik 

Setelah video dirinya viral saat suntik vaksin Covid-19, H Syamsudin (58), mantan kepala sekolah SDN II Surabaya, Lombok Timur meminta maaf.

Dok. Syamsudin
TAKUT JARUM SUNTIK: Ekspresi Syamsudin yang ketakutan dan memeluk polisi saat akan disuntik vaksin Covid-19, di Puskesmas Lepak, Lombok Timur, Selasa (16/3/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Setelah video dirinya viral saat suntik vaksin Covid-19, H Syamsudin (58), mantan kepala sekolah SDN II Surabaya, Lombok Timur meminta maaf kepada masyarakat.

"Mohon maaf bukan saya mengada-ada. Banyak orang bilang saya bohong, tapi dari hati paling dalam tidak pernah begitu," katanya, pada TribunLombok.com, Sabtu (20/3/2021).

Syamsudin menjelaskan, tidak ada rekayasa dalam video tersebut. Semua terjadi secara spontan.

Bahkan dia sendiri tidak menyangka akan terjadi seperti itu.

Saat dia melihat kembali video tersebut, dia pun merasa malu, ketawa, bahkan sampai meneteskan air mata.

"Masa saya begini?" katanya heran.

Syamsudin, dikenal warga sebagai seorang guru dan telah menjadi kepala sekolah selama 12 tahun.

Baca juga: Berulang Kali Curi Motor, Lupus Ditangkap Tim Polres Lombok Utara

Dia telah menanggalkan jabatan sebagai kepala sekolah akhir tahun 2019.

Terkait kejadian itu, Syamsudin mengaku, seumur hidupnya baru tiga kali disuntik, termasuk suntik vaksin Covid-19, Selasa (16/3/2021) itu.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved