Breaking News:

Ginting Curhat soal Dipaksa Mundur dari All England 2021, Ungkap Beda Nasib dengan Negara Lain

Daniel Mananta ungkap curhat Ginting soal tim Indonesia yang dipaksa mundur dari All England, sebut tak akan bisa main dan ungkap beda nasib

Humas PBSI
Daniel Mananta ungkap curhat Ginting soal tim Indonesia yang dipaksa mundur dari All England, sebut tak akan bisa main dan ungkap beda nasib 

Tim bulu tangkis Indonesia dipaksa tak bisa bermain karena ada seseorang yang disebut positif Covid-19 berada satu pesawat dengan tim Indonesia.

Alhasil seluruh atlit Indonesia tak bisa melanjutkan pertandingan di ajang All England.

Baca juga: Tunggal Putri Turki, Neslihan Yigit Satu Pesawat dengan Minions Cs Masih Tanding di All England 2021

Baca juga: Siapa Penumpang yang Bikin Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England? Begini Kata Ricky Subagja

Kronologi mundurnya tim Indonesia di All England

Timnas bulutangkis Indonesia tak lagi bisa melanjutkan pertandingan di turnamen All England 2021.

Secara mengejutkan, panitia memaksa mundur kontingen Indonesia dari turnamen tersebut.

Manajer Tim Indonesia, Ricky Soebagdja, menceritakan kronologi sampai akhirnya Hendra Setiawan dkk. harus dipaksa mundur dari All England 2021.

“Seluruh Tim Indonesia terpaksa harus mundur dari turnamen Yonex All England 2021 dan tidak dapat melanjutkan pertandingan,” kata Ricky Soebagdja dalam keterangan resminya, Kamis (18/3/2021).

“Hal ini dikarenakan, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021) lalu, terdapat salah satu penumpang yang terkena Covid-19.

Namun, kami pun tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut,” sambungnya.

Pasangan pebulutangkis Indonesia Praveen Jordan berusaha mengembalikan bola dari pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai, dalam laga All England Open Badminton Championships Final Ganda Campuran di Birmingham, Inggris, Senin (15/3/2020). AFP/OLI SCARFF
Pasangan pebulutangkis Indonesia Praveen Jordan berusaha mengembalikan bola dari pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai, dalam laga All England Open Badminton Championships Final Ganda Campuran di Birmingham, Inggris, Senin (15/3/2020). AFP/OLI SCARFF (AFP/OLI SCARFF)

Menurut Ricky peraturan tersebut merupakan peraturan dari pemerintah Inggris.

Halaman
1234
Editor: wulanndari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved