Dikira Kanker Rahim, Setelah Dioperasi Ada Bayi Meninggal, Ternyata Korban Cabul Ayah Kandung

Kasus rudapaksa ayah kandung terungkap setelah perut remaja ini membesar, sempat dikira kanker rahim hingga operasi ternyata bayi yang tak bernyawa

Editor: wulanndari
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pencabulan anak - Kasus rudapaksa ayah kandung terungkap setelah perut remaja ini membesar, sempat dikira kanker rahim hingga operasi ternyata bayi yang tak bernyawa 

H mengaku tidak berani melaporkan kejadian yang dialaminya itu kepada ibunya.

Alasannya, karena diancam oleh ayahnya bakal dibunuh.

Cerita Pilu Remaja Putri Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandungnya, Mengaku Sangat Membenci Pelaku

Remaja putri yang masih duduk di bangku SMK berinisial J (16) menguraikan curhatan pilu atas kelakuan bejat ayah kandungnya, Djamaludin (52).

Dikabarkan bahwa J menjadi korban pencabulan Djamaludin sejak 2019 hingga empat hari lalu.

Begini kepedihan J (16) menyimpan luka menjadi korban pencabulan sang ayah kandung, Djamaludin (52). 

 

Tindakan bejat tersebut dilakukan berkali-kali saat pelaku hanya berdua di rumah bersama korban.

Ketika istri Djamaludin alias ibu korban berangkat bekerja, pria bejat ini malah fokus melakukan hal bejat ke anak perempuannya.

Predikat Djamaludin sebagai kepala keluarga membuat sang anak tak bisa berbuat apa-apa selain menuruti nafsu bejat ayahnya.

Kisah kelam pencabulan yang diderita J akhirnya kandas setelah pada Sabtu (6/3/2021) lalu, kasus ini perlahan-lahan mulai terungkap.

Selama setahun belakangan, J hanya bisa menutup rapat aksi pencabulan yang dilakukan ayahnya tanpa berani cerita ke siapapun.

Kemudian, karena sudah tak tahan menyimpan kepedihan dicabuli Djamaludin, J akhirnya bercerita ke orang lain.

Orang pertama yang mendengar cerita soal pencabulan ini ialah rekan J di tempat praktik kerja lapangan (PKL) di salah satu instansi.

Djamaludin (52), ayah yang cabuli putri kandungnya sendiri, saat diperiksa di Ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (10/3/2021).
Djamaludin (52), ayah yang cabuli putri kandungnya sendiri, saat diperiksa di Ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (10/3/2021). (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

"Pada hari Sabtu tanggal 6 Maret 2021, korban terakhir dicabuli oleh pelaku. Pada saat korban sedang melakukan PKL di salah satu instansi pemerintah, korban bercerita kepada kawannya," kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara AKP Andry Suharto, Rabu (10/3/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved