Dikira Kanker Rahim, Setelah Dioperasi Ada Bayi Meninggal, Ternyata Korban Cabul Ayah Kandung

Kasus rudapaksa ayah kandung terungkap setelah perut remaja ini membesar, sempat dikira kanker rahim hingga operasi ternyata bayi yang tak bernyawa

Editor: wulanndari
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pencabulan anak - Kasus rudapaksa ayah kandung terungkap setelah perut remaja ini membesar, sempat dikira kanker rahim hingga operasi ternyata bayi yang tak bernyawa 

TRIBUNLOMBOK.COM - Kasus rudapaksa ayah kandung terungkap setelah perut remaja ini membesar, sempat dikira kanker rahim hingga operasi ternyata bayi yang tak bernyawa.

Kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Diketahui korbannya adalah remaja putri berinisial H dan berumur 16 tahun.

Sedangkan terduga pelaku merupakan orang dekat korban, yakni ayak kandungnya.

H kemudian melaporkan RM (44) atas dugaan kasus pencabulan.

Korban telah melaporkan kasus itu, Sabtu (13/3/2021) lalu.

Ia didampingi oleh kerabatnya dan Petugas Pendamping Anak dari Dinas Sosial Kepulauan Selayar.

Baca juga: Pria Rudapaksa Siswi SD Adik Temannya 3 Kali, Dipergoki Paman saat Korban Dipangku Pelaku

Baca juga: Diajak Nikah Pacar, Siswi Lombok Timur Ini Malah Dirudapaksa Bergilir oleh 6 Pemuda di Tengah Sawah

Baca juga: Siswi SMA Hamil 7 Bulan Setelah Dicabuli Kakek 63 Tahun, Korban Tergiur Uang Rp 20 Ribu

Baca juga: Istri Pergi Kerja, Suami Cabuli Anak Kandung hingga Berkali-kali, Kini Korban Hamil 7 Bulan

Humas Polres Kepulauan Selayar, Ipda Hasan  membenarkan adanya laporan tersebut.

Seorang pria berinisial IH (20) menjadi pelaku pencabulan terhadap bocah laki-laki di bawah umur.
ILUSTRASI (Kompas.com)

"Ya benar, memang ada laporan tersebut. Tapi kita tunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dan akan kami sampaikan ke teman-teman jika sudah selesai proses pemeriksaanya," jelas Ipda Hasan, Senin (15/3/2021).

Kasus ini mulai terungkap ketika H menjalani operasi di rumah sakit, dengan alasan mengidap kanker rahim hingga perutnya membesar.

Namun, setelah menjalani operasi ternyata dirahimnya ditemukan janin yang telah meninggal dunia.

Disinilah baru diketahui, ternyata H yang masih berusia 16 tahun itu hamil, yang diduga akibat perbuatan ayahnya sendiri.

Baca juga: Cabuli Anak Kandung, Mantan DPRD NTB Bebas, LPA: Restorative Justice Tak Pantas bagi Predator Anak

Baca juga: Seorang Pria Dihukum 212 Tahun Penjara karena Nekat Bunuh Anak Kandung demi Uang Asuransi

Dari informasi yang beredar, H dicabuli oleh ayah kandungnya sejak kelas 4 Sekolah Dasar (SD).

H juga menyebut nama lain, yakni pria berinisial KL (48 tahun) yang tak lain merupakan pamannya sendiri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved