Breaking News:

4 Ibu-ibu dan Bos Pabrik Tembakau Berdamai, Kajari Lombok Tengah: Perkara Belum Pasti Ditutup

Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah belum bisa memastikan kasus pelemparan pabrik tembakau ditutup

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Kepala Kejari Lombok Tengah Otto Sompotan 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah belum bisa memastikan kasus pelemparan pabrik tembakau, di Desa Wajageseng oleh empat ibu rumah tangga ditutup.

Meski bos tembakau dan keempat ibu-ibu sepakat berdamai, perkara tersebut tidak otomatis dianggap selesai.

Kepala Kejari Lombok Tengah Otto Sompotan menjelaskan, dokumen kesepakatan damai akan dilaporkan terlebih dahulu kepada pimpinannya.

Akta perdamaian yang diteken kedua pihak akan ditembuskan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, selanjutnya diteruskan ke Kejaksaan Agung.

Baca juga: Sepakat Damai, Warga Tetap Minta Pabrik Tembakau di Wajageseng Lombok Tengah Ditutup

”Kesepakatan damai ini adalah pondasi awal dalam penyelesaian perkara dengan cara restorative justice,” jelas Otto, dalam keterangan persnya, di kantor Kejati NTB, Jumat (4/3/2021).

Dokuman itu dilaporkan ke pimpinan, saat ini mereka tengah menunggu petunjuk langkah selanjutnya dari Kejaksaan Agung.

”Petunjuk dari pimpinan kami itulah langkah kami ke depan,” katanya.

Dengan tahapan itu, dia belum berani menyatakan perkara ditutup atau dilanjutkan.

”Kejari Lombok Tengah pada saat ini belum bisa mengatakan, apakah kasus ini selesai atau tidak. Karena kewenangan itu ada di tangan pimpinan kami,” tegasnya.

Baca juga: Akhir Cerita Kasus 4 Ibu-ibu dan Bos Tembakau di Lombok Tengah, Sepakat Damai dan Saling Memaafkan

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved