Breaking News:

4 Ibu Rumah Tangga Bebas Dakwaan, Suami: Ini Pelajaran, Hukum Jangan Tajam ke Bawah Saja

Keluarga empat ibu rumah tangga terdakwa kasus pelemparan pabrik tembakau, di Desa Wajageseng sambut gembira putusan hakim PN Praya

TribunLombok.com/Sirtupillaili
MENANGIS: Martini (22), ibu rumah tangga terdakwa pelemparan pabrik tembakau UD Mawar Putra menangis di belakang kuasa hukumnya, Senin (1/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Keluarga empat ibu rumah tangga terdakwa kasus pelemparan pabrik tembakau, di Desa Wajageseng, Lombok Tengah menyambut gembira putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Praya.

Pengadilan menerima eksepsi atau keberatan tim kuasa hukum dan membebaskan ibu-ibu tersebut dari dakwaan jaksa penuntut umum.

Kebahagiaan pun tergambar dari wajah para suami ibu-ibu tersebut.

Mereka ikut mengantar dan menjemput istrinya saat persidangan di PN Praya, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Bebas dari Segala Dakwaan, 4 Ibu-ibu Menangis dan Sujud Syukur di Ruang Sidang PN Praya

Kala mendengar keputusan majelis hakim, mereka pun ikut bersyukur.

Tonton Juga :

Sebagian keluarga pun memantau proses persidangan di luar gedung pengadilan.

”Alhamdulillah istri saya bisa bebas dari dakwaan,” ujar Asmayadi, suami dari Fatimah, salah satu terdakwa kasus pelemparan pabrik tembakau.

Baca juga: Pengadilan Bebaskan 4 Ibu-ibu Kasus Pelemparan Pabrik Tembakau, Hakim: Harus Batal Demi Hukum

Dia berharap tidak ada lagi istri atau ibu rumah tangga yang ditangkap karena membela kebenaran.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved