Breaking News:

Jaksa Dinilai Tidak Cermat, Kuasa Hukum Minta 4 Ibu-ibu di Lombok Tengah Bebas Demi Hukum

Empat ibu-ibu terdakwa kasus pelemparan pabrik tembakau di Lombok Tengah, melalui kuasa hukum menyampaikan eksepsi.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
SIDANG: Empat ibu rumah tangga yang jadi terdakwa hadir dalam sidang lanjutan di PN Praya, Kamis (25/2/2021). 

Pohon Singkong Masuk Jadi BB

Di sisi lain, tim hukum menilai jaksa penutut umum tidak cermat dalam konstruksi dakwaan.

Mestinya jaksa lebih cermat sebelum menyatakan berkas lengkap.

Beberapa ketidak cermatan jaksa dalam kasus ini, antara lain.

Baca juga: Hendak Selamatkan Mobil, Mantan Kades di Sumbawa Tewas Terseret Air Bah hingga 10 Km

Jaksa menyatakan terdakwa melakukan perusakan dengan melempar gedung pabrik sebanyak 12 kali menggunakan batu dan kayu singkong.

Setelah memeriksa berkas perkara berupa foto barang bukti, hanya ditemukan 7 foto batu dan 1 potongan bambu.

”Kami tidak menemukan adanya barang bukti berupa foto  pohon singkong, selain foto 1 potongan kayu bambu,” katanya.

Jaksa juga menyatakan, gudang milik Suardi mengalami penyok.

Tetapi dalam berkas perkara tidak ditemukan bukti foto terkait atap gudang tembakau penyeok sebagai barang bukti.

”Atap gudang yang sekedar penyok tersebut semestinya dijadikan sebagai barang bukti utama,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved