Breaking News:

Buntut Penahanan Ibu-ibu Lombok Tengah, Dinas Kesehatan Cek Kondisi 11 Anak Lingkar Pabrik Tembakau

Tim Dinas Kesehatan Provinsi NTB turun memeriksa kondisi kesehatan anak-anak di lingkar pabrik tembakau,

Dok. Dinas Kesehatan NTB
KESEHATAN: Tim medis memeriksa Maulida Nurbaiti, anak lumpuh yang tinggal di lingkar pabrik, Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng, Lombok Tengah, Minggu (21/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH -
Tim Dinas Kesehatan Provinsi NTB turun memeriksa kondisi kesehatan anak-anak di lingkar pabrik tembakau, Desa Wajageseng, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Dilakukan pemeriksaan 11 orang oleh dokter puskesmas, kondisi mereka sehat tidak sesak tidak demam," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr H Lalu Hamzi Fikri, Senin (22/2/2021).

Anak-anak tersebut diperiksa karena diduga terdampak bau pabrik tembakau di kampung mereka.

Kondisi itu banyak dikeluhkan warga. 

Mereka mengeluhkan anaknya sesak napas akibat bau tembakau.

Ujung dari kekesalan itu para ibu-ibu melakukan aksi pelemparan pabrik.

Sehingga empat ibu rumah tangga ditahan di rumah tahanan (Rutan) Praya.

Hamzi Fikri menjelaskan, untuk memastikan kondisi anak-anak tersebut, tim memeriksa kesehatan mereka.

Baca juga: VIRAL 4 Ibu-ibu Dipenjara karena Lempar Pabrik, Polda NTB: Polisi Tidak Lakukan Penahanan

Baca juga: Masyarakat Kunci Utama Atasi Pandemi Covid-19, Polda NTB Kembali Gelar Lomba Kampung Sehat

Baca juga: Janda Muda Jual Anak di Bawah Umur ke Lelaki Hidung Belang, Kini Terancam 15 Tahun Penjara

"Untuk kepastian kasus direncanakan rujukan ke RSUD Praya," katanya.

Selain itu, tim puskesmas juga memeriksa dan memberikan pengobatan di lokasi.

Sementara itu, Direktur Gagas Foundation Azhar Zaini mengatakan, timnya juga sudah turun mendata beberapa anak yang diduga terdampak kesehatannya.

Tapi sampai saat ini belum bisa dipastikan apakah mereka terdampak tembakau atau tidak.

"Untuk sementara masih harus dilakukan pemeriksaan lanjutan dan screening kesehatan secara menyeluruh terhadap warga di sekitar pabrik," katanya.

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved