Breaking News:

Kaget Istri Ditahan Tanpa Pemberitahuan, Suami: Anak di Rumah Sering Tanya Ibu ke Mana?

Penahanan empat orang ibu rumah tangga di NTB membuat para suami terpukul.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
MENUNGGU: Agustino dan Mawardi (dua dari kiri) menjenguk istrinya di Rutan Praya ditemani para pendamping hukum, Sabtu (20/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Penahanan empat orang ibu rumah tangga di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat para suami terpukul.

Mereka kaget dengan penahanan istrinya.

Saat para istri dibawa polisi, para suami sedang tidak di rumah karena tengah bekerja.

"Sudah lima hari istri saya ditahan. Rasanya tersiksa. Anak satu di sini (Rutan) satunya di rumah, makin tersiksa rasanya," kata Agustino (23), suami dari Martini (24), salah satu ibu-ibu yang ditahan di Rutan Praya, Sabtu (20/2/2021).

Sabtu sore, Agustino datang ke rumah tahanan (Rutan) Praya untuk menemui sang istri dan anaknya di dalam penjara.

Sayangnya, dia tidak bisa bertemu karena jam membesuk tahanan sudah habis.

Akhirnya, dia pun pulang bersama Mawardi, suami Nurul Hidayah yang juga ditahan di dalam rutan.

DITAHAN: Empat orang ibu ditahan karena dituduh melakukan pelemparan ke pabrik tembakau di Desa Wajageseng, Lombok Tengah, Jumat (19/2/2021).
DITAHAN: Empat orang ibu ditahan karena dituduh melakukan pelemparan ke pabrik tembakau di Desa Wajageseng, Lombok Tengah, Jumat (19/2/2021). (Dok. Komisi IV DPRD Loteng)

Di tengah guyuran hujan, kedua suami ini pun balik ke rumah dengan perasaan tak karuan.

Mereka memikirkan nasib anak dan istrinya di dalam penjara.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved