Breaking News:

4 Warga Gugat Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, PN Praya Turun Cek Tanah Sengketa

Empat warga melayangkan gugatan kepemilikan lahan di lokasi pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika ke Pengadilan Negeri (PN) Praya

TribunLombok.com/Sirtupillaili
TINJAU LAHAN: Ketua PN Praya Putu Agus Wiranata (paling kiri; baju merah) meninjau objek sengketa Baiq Suriani, di lokasi pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika, Jumat (19/2/2021).    

”Mudah-mudahan bisa kita ambil pertengahan bulan Maret mendatang,” katanya.

Baiq Suriani dalam proses itu menunjukkan ke tim PN Praya titik-titik batas tanahnya.

Baca juga: Kunjungi Desa Sukarara, Sandiaga Uno Ingin Kerajinan Tangan Siap Sambut MotoGP Mandalika

Kondisinya sudah banyak berubah akibat timbunan tanah proyek.

”Lahan saya belum dibayar sama sekali,” kata Suriani, pada wartawan di lokasi pembangunan sirkuit.

Lahan seluas 84 are tersebut merupakan lahan yang diwariskan kakeknya atas nama Dadat.

Kemudian diwariskan kepada bapaknya atas nama Lalu Jenem alias Mamiq Kader.

Ia sekarang merupakan alhi waris dari Lalu Jenem.

”Belum terbayar sama sekali, sepeser pun tidak pernah. Sampai saya membawa ke pengadilan,” tegasnya.

Lokasi lahannya belum dibangun sebagai sirkuit, hanya saja sebagian sudah ditimbun.

Dia mengaku sudah lima kali mencegat alat-alat berat turun ke lahanya.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved