Breaking News:

4 Warga Gugat Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, PN Praya Turun Cek Tanah Sengketa

Empat warga melayangkan gugatan kepemilikan lahan di lokasi pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika ke Pengadilan Negeri (PN) Praya

TribunLombok.com/Sirtupillaili
TINJAU LAHAN: Ketua PN Praya Putu Agus Wiranata (paling kiri; baju merah) meninjau objek sengketa Baiq Suriani, di lokasi pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika, Jumat (19/2/2021).    

Mereka memastikan batas-batas tanah di objek sengketa.

Sebab kondisi tanah sudah berubah akibat pembangunan sirkuit.

”Kita minta penggugat menunjukkan batasnya, dan kita melakukan pengukuran menggunakan aplikasi,” jelas Putu Agus Wiranata.

Mereka juga mengajak pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melihat peta lahan hak pengelolaan (HPL) milik PT ITDC.

”Ternyata apa yang disengketakan sudah masuk HPL 70 dan 58,” ujarnya.

Artinya, warga dan PT ITDC selaku pengembang kawasan sama-sama mengklaim berhak atas lahan tersebut.

Baiq Suriani mengklaim berdasarkan sporadik tanah.

Sedangkan PT ITDC mengklaim telah membebaskan tanah dengan memberi ganti rugi serta sudah masuk HPL.

”Itu artinya ada sengketa,” jelasnya.

Setelah turun ke lapangan dan mengecek objek sengketa, selanjutnya PN Praya akan mengambil putusan.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved