Breaking News:

KISAH Gadis jadi Korban Perdagangan Anak di Usia Belia oleh sang Ayah, Jadi TKW dan Disiksa Majikan

Inilah kisah pilu gadis yang jadi korban perdagangan anak oleh ayah sendiri, diminta jadi TKW hingga disiksa majikan

KOMPAS.com/ALWI
CW seorang korban perdagangan anak buruh migran saat menunjukan dokumen KTP-nya yang dipalsukan. Demi berangkat ke luar negeri dan bekerja di sana ia oleh seorang agen dibuatkan KTP manipulasi. Usia di KTP tersebut umurnya dituakan. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Inilah kisah pilu gadis yang jadi korban perdagangan anak oleh ayah sendiri, diminta jadi TKW hingga disiksa majikan.

CW (28) warga Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu pernah menjadi korban perdagangan anak .

Ia dipaksa bekerja oleh ayah kandungnya, Wartana sebagai TKW setelah lulus SMP. Alasannya agar CW anak sulung pasangan Wartana dan Dastirih itu membantu ekonomi keluarga

Kepada Kompas.com CW bercerita saat lulus SMP sempat meminta kepada sang ayah untuk melanjutkan sekolah.

Namun oleh Wartana, keinginan anaknya tak dipenuhi. Bukannya disekolahkan, CW malah mendaftarkan ke agen untuk jadi TKW.

Untuk berangkat ke luar negeri, pihak agen membuat KTP dan mengubah usia CW bermodalkan kartu milik keluarga Wartana.

Baca juga: Reaksi Suami saat Tahu Istri Meninggal saat Hubungan Badan dengan Pria Lain yang Berusia 66 Tahun

Baca juga: Ayus Keyboardis Sabyan Digugat Cerai, Nissa Sabyan Bungkam Meski Namanya Terseret Isu Orang Ketiga

Baca juga: Kondisi Terkini Rumah Bekas Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo, Pelaku Divonis Hukuman Mati

Tak hanya KTP, sang agen juga membuatkan CW paspor untuk berangkat sebagai TKI.

Akhirnya di KTP umur saya dituakan. Sebab untuk memenuhi syarat saja bekerja di luar negeri. Selain itu juga dengan KTP, saya bisa dibuatkan paspor, ”tutur CW, kepada Kompas.com di kediamannya, Selasa (16/2/2021).

"Akhirnya ketika itu oleh ayah saya mendaftarkan ke agen. Saya ingat waktu kejadiannya tahun 2006. Akhirnya saya berangkat ke luar negeri," kata dia.

Disiksa majikan, kerja berat selama 8 jam

Halaman
1234
Editor: wulanndari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved