NTB

Pulang dari Malaysia, 33 Buruh Migran Dikarantina di Asrama Haji NTB

Dok. Satpol PP NTB
PULANG KAMPUNG: Para buruh migran asal NTB mendapat pengawalan petugas saat tiba di Bandara Lombok, Jumat (12/2/2021). Mereka terbang dari Malaysia langsung ke Lombok. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Setibanya di Lombok, 178 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB tidak langsung pulang ke rumah.

Mereka harus menjalani karantina untuk penanganan penyebaran covid-19.

Tapi dari 178 orang tersebut, akhirnya hanya 33 orang yang dikarantina selama 5 hari di Asrama Haji Provinsi NTB, lokasi yang sudah disiapkan Pemprov NTB untuk proses karantina.

Adapun 33 orang tersebut merupakan PMI berasal dari Kabupaten Lombok Barat 27 orang, Kabupaten Lombok Utara 4 orang, Kabupaten Sumbawa Barat 1 orang, dan Kabupaten Dompu 1 orang.

Keranda Mayat Diarak Keliling Kampung di Desa Baka Jaya Dompu, Ingatkan Warga Bahaya Covid-19

”Sisanya, seperti PMI dari Lombok Tengah 54 orang dan Lombok Timur 93 orang, mereka dikarantina di daerah masing-masing,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB Wismaningsih Drajadiah, pada TribunLombok.com, Sabtu (13/2/2021).

Tonton Juga :

Selama masa karantina kondisi para PMI tersebut terus dipantau.

Kondisi kesehatan mereka dicek dan menjalani tes swab Covid-19 dua kali.

Kapolres Lombok Barat Ingatkan Anggotanya Selalu Sigap Bantu Proses Vaksinasi Covid-19

Bila hasilnya negatif maka mereka bisa pulang ke rumah masing-masing.

Tapi bila hasil tes swab Covid-19 positif, mereka akan dirawat di ruang isolasi Covid-19.

”Dirawat dulu sampai sembuh,” jelasnya.

Tujuannya, supaya mereka tidak berinteraksi dengan keluarga atau masyarakat sebelum dipastikan mereka aman dari Covid-19.

”Ini prosedur yang sudah kami sepakati dalam proses pemulangan para PMI guna mengurangi risiko,” jelasnya.   

Para buruh migran asal NTB mendapat pengawalan petugas saat tiba di Bandara Lombok, Jumat (12/2/2021). Mereka terbang dari Malaysia langsung ke Lombok.
Para buruh migran asal NTB mendapat pengawalan petugas saat tiba di Bandara Lombok, Jumat (12/2/2021). Mereka terbang dari Malaysia langsung ke Lombok. (Dok. Satpol PP NTB)

Ia memastikan, 178 orang PMI yang tiba di Lombok, Jumat (12/2/2021) dalam kondisi bagus.

Hasil PCR terakhir sebelum pemulangan juga negatif. Termasuk tes setelah tiba di Lombok.

”Tapi saat ini mereka masih tetap kami observasi,” katanya.

Resahkan Warga Lombok Barat, Semua Warung dan Kafe Dusun Lilir Gunungsari Ditutup

Para PMI ini terbang dari Malaysia langsung ke Lombok.

Sebagian besar merupakan PMI yang habis masa kontraknya.

”Bukan PMI ilegal, mereka pulang karena masa kerjanya sudah habis,” ujar Wismaningsih.  

(*)