Breaking News:

Nelayan Bima Tewas Tenggelam setelah Mencari Ikan Hasil Pengeboman

Buhran (40), nelayan asal Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan meninggal dunia, Kamis (11/2/2021).

Dok. Basarnas Mataram
EVAKUASI: Jenazah nelayan tenggelam yang meninggal dunia di perairan Pulau Sangiang dievakuasi tim SAR, Kamis (11/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Buhran (40), nelayan asal Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan meninggal dunia, Kamis (11/2/2021).

Burhan meninggal setelah tenggelam saat mencari ikan di perairan selatan Pulau Sangiang, Bima.

Mengetahui kejadian itu, tim SAR gabungan dari tim rescue Pos SAR Bima, TNI, Polri, BPBD, dan nelayan setempat melakukan pencarian.

"Setelah dilakukan penyelaman, korban berhasil ditemukan sekitar 50 meter sebelah utara dari lokasi kejadian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram Nanang Sigit PH, dalam keterangan persnya, Kamis (11/2/2021).

Jenazah korban pun dievakuasi korban dan membawanya ke rumah duka.

EVAKUASI: Jenazah nelayan tenggelam yang meninggal dunia di perairan Pulau Sangiang dievakuasi tim SAR, Kamis (11/2/2021). 
EVAKUASI: Jenazah nelayan tenggelam yang meninggal dunia di perairan Pulau Sangiang dievakuasi tim SAR, Kamis (11/2/2021).  (Dok. Basarnas Mataram)

Berdasarkan keterangan Camat Wera H Muhammad Ridwan, korban pergi mencari ikan Kamis (11/2/2021), pukul 03.00 Wita, dini hari.

Setibanya di lokasi kejadian, korban melihat ada melakukan pengeboman ikan.

Dia pun ikut mengambil ikan di dasar laut dengan cara menyelam.

"Setelah melakukan penyelaman (naik), tiba-tiba korban mengalami sakit di dada, kemudian jatuh ke laut dan tenggelam," terangnya.

Lokasi kejadian tepatnya ada di titik koordinat  8°17'17.27"S - 119° 1'39.24"E

Atas laporan Camat Wera itulah, Basarnas Mataram menggerakan tim rescue Pos SAR Bima menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) untuk melaksanakan pencarian bersama unsur lainnya.

Korban ditemukan pukul 15.30 Wita dan operasi SAR atau pencarian dan pertolongan dinyatakan ditutup.

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved