Breaking News:

Asyik Bungkus Sabu di Rumah, Dua Pemuda Kediri Lombok Barat Diringkus Polisi

Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lombok Barat menangkap dua pemuda pemilik sabu berinisial UA dan JG, di Desa Karang Bedil Selatan

Dok. Polres Lombok Barat
DITANGKAP: Seorang pemilik sabu diperiksa di markas Polres Lombok Barat, Senin malam (25/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lombok Barat menangkap dua pemuda pemilik sabu berinisial UA dan JG, di Desa Karang Bedil Selatan, Kecamatan Kediri, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penangkapan tersebut dilaksanakan Senin (25/1/2021), sekitar Pukul 21.00 Wita.

”Saat ditengkap mereka sedang asyik memoket (membungkus dalam poket) narkotika jenis sabu,” kata Kasat Resnarkoba Polres Lombok Barat Iptu Faisal Afrihadi, dalam keterangan pers, Selasa (26/1/2021).   

Baca juga: Pengedar Sabu di Sekarbela Kota Mataram Teriaki Petugas Maling saat Ditangkap

Kedua tersangka mengemas sabu-sabu tersebut di dalam rumah tersangka AU.

Tonton Juga :

”Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan narkotika jenis sabu dengan berat 13,07 gram,” katanya.

Diterangkan Iptu Faisal Afrihadi, penggerebekan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat, rumah itu kerap dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Baca juga: Kelabui Petugas dengan Buang Sabu ke Selokan, Pemuda Lombok Barat Dicokok Polisi

Atas informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lombok Barat melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi.

Setelah informasi pasti, tim melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka AU dan JG.

Selain menemukan sabu 13,07 gram dalam beberapa poket, polisi juga menyita dua  korek api gas,  2 gunting, 3 handpohone, 1 buah bong yang dimodipikasi, dan uang Rp 4,1 juta.

”Kedua tersangka dan barang bukti sudah kami bawa ke kantor Sat Resnarkoba Polres Lombok Barat guna pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Atas perbuatannya, mereka terancam dijerat Pasal 114 ayat (1), Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Selain itu, mereka juga diberatkan dengan Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun.

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved