Breaking News:

Penjelasan Polisi soal Video Polisi Pukuli Pengendara Motor Pakai Tongkat: Penertiban Balap Liar

Ini penjelasan Kasat Lantas soal video viral polisi pukuli pengendara motor pakai tongkat: penertiban balap liar

KOMPAS
Penjelasan polisi soal pemukulan terhadap pengendara pada aksi balap liar di Jalur Ciater, Subang. 

TRIBUNNEWS.COM - Ini penjelasan Kasat Lantas soal video viral polisi pukuli pengendara motor pakai tongkat: penertiban balap liar.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Ciater, Subang, Jawa Barat, viral di media sosial.

Salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah @indo110upp.

Baca juga: Perawat Anna yang Ditemukan dalam Kondisi Tangan Putus Secara Misterius Kini Meninggal Dunia

Baca juga: Profil Miliarder Jack Ma, Pendiri Alibaba yang Kini Dikabarkan Menghilang setelah Kritik Pemerintah

Dalam video itu terlihat anggota polisi berseragam lengkap membawa tongkat dan memukuli sepeda motor salah satu pengguna jalan yang melintas.

Sedangkan satu orang lagi yang mengenakan jaket hitam melancarkan pukulan hingga menyebabkan pengendara motor itu hampir terjatuh.

Aksi tersebut mendapat kecaman dari warganet.

Karena mereka menganggap upaya yang dilakukan oknum polisi tersebut berlebihan dan arogan.

Penjelasan polisi soal pemukulan terhadap pengendara pada aksi balap liar di Jalur Ciater, Subang.
Penjelasan polisi soal pemukulan terhadap pengendara pada aksi balap liar di Jalur Ciater, Subang. (KOMPAS)

Penjelasan polisi

Saat dikonfirmasi terkait video viral tersebut, Kasat Lantas Polres Subang AKP Endang Sujana membenarkannya.

Baca juga: Chacha Sherly Eks Trio Macan Meninggal karena Kecelakaan, Alami Cedera Kepala Berat dan Patah Tulang

Baca juga: Terlibat Kecelakaan Beruntun, Chacha Sherly Eks Personel Trio Macan Meninggal

Baca juga: Viral Kakek Penjual Sapu Lidi Korban Copet, Kini Dapat Donasi Rp 35 Juta Langsung Disedekahkan Semua

Kejadian itu terjadi pada Minggu (3/1/2021) di selatan Subang saat melakukan penertiban aksi balap liar.

Halaman
12
Editor: wulanndari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved