Breaking News:

Tangani 50 Kasus Korupsi, Kejati NTB Selamatkan Rp 1 Miliar Uang Negara

Sepanjang tahun 2020, Kejaksaan Tinggi (Kajati) Nusa Tenggara Barat (NTB) menangani 50 kasus korupsi.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Wakil Kepala Kejati NTB Purwanto Joko Irianto memberikan keterangan pers akhir tahun 2020, Rabu (30/12/2020).     

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Sepanjang tahun 2020, Kejaksaan Tinggi (Kajati) Nusa Tenggara Barat (NTB) menangani 50 kasus korupsi.

Kasus-kasus tersebut tersebar di seluruh daerah di NTB. Baik yang ditangani Kejati NTB langsung maupun ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) di kabupaten/kota.

Wakil Kepala Kejati NTB Purwanto Joko Irianto dalam keterangan pers akhir tahun 2020 menyebutkan, dari keseluruhan kasus korupsi yang ditangani, 18 kasus masih tahap penyelidikan.

Kemudian 15 kasus korupsi dalam tahap penyidikan dan 16 kasus korupsi masuk tahap penuntutan di pengadilan.

”Serta satu kasus korupsi sudah dieksekusi tahun ini,” katanya, di kator Kejati NTB, Rabu (30/12/2020).

Kasus-kasus tersebut tidak hanya terjadi tahun ini, namun termasuk kasus-kasus korupsi yang belum selesai tahun lalu.

Dari penanganan kasus korupsi tahun 2020, Kejati NTB mencatat, jumlah uang negara yang diselamatkan mencapai Rp 1 miliar lebih.

Uang tersebut berasal dari uang denda perkara korupsi sebesar Rp 450 juta lebih.

Baca juga: Seorang Petugas Keamanan dan Orang Tuanya dapat Hadiah Umrah dari Gubernur NTB

Baca juga: Beredar Nama-nama Tokoh FPI di NTB, Polda NTB Pastikan Itu Hoaks

Baca juga: Buruh Migran Kerap Bermasalah di Luar Negeri, Pemda NTB Kompak Tekan PMI Ilegal

Kemudian uang pengganti atas kerugian negara akibat pidana korupsi sebesar Rp 609,1 miliar lebih.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved