Breaking News:

Relawan Anak NTB Minta Video TikTok Siswi Injak Rapor Dihapus, Dianggap Ganggu Psikolog Anak

Relawan Anak NTB ikut prihatin atas viralnya video TikTok siswi SMP yang injak rapor, minta dihapus karena dianggap ganggu psikolog anak

Dok. TikTok Siswi SMPN 1 Suela
INJAK RAPOR - Relawan Anak NTB ikut prihatin atas viralnya video TikTok siswi SMP yang injak rapor, minta dihapus karena dianggap ganggu psikolog anak 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Lima siswi SMPN 1Suela, Kabupaten Lombok Timur pembuat video TikTok injak rapor diterima kembali ke sekolah.

Pihak sekolah dan orang tua telah membuat komitmen bersama melakukan pembinaan.

Tapi video TikTok siswi injak rapor kini beredar luas di media sosial.

Beberapa akun media sosial, YouTube, bahkan media massa ikut menyebarkan tanpa sensor.

INJAK RAPOR: Beberapa potongan video TikTok siswi SMPN 1 Suela yang menginjak rapor, Sabtu (19/12/2020)
INJAK RAPOR: Beberapa potongan video TikTok siswi SMPN 1 Suela yang menginjak rapor, Sabtu (19/12/2020) (Dok. TikTok Siswi SMPN 1 Suela)

Menyikapi hal itu, Ketua Relawan Sahabat Anak NTB Joko Jumadi angkat bicara.

Joko meminta video tersebut tidak disebarkan.

Baca juga: Viral Video TikTok Cewek Dilamar Cowok yang Paling Dibenci, Begini Kisah Lengkapnya

Baca juga: VIRAL Kisah Ibu Guru Menikah dengan Mantan Muridnya yang Beda 10 Tahun, Bagaimana Bisa Akrab?

Baca juga: Viral Video TikTok Injak Rapor, 5 Siswi SMPN 1 Suela Lombok Timur Batal Dikeluarkan

Baca juga: Kebakaran Kos Berujung Maut: Sepasang Kekasih jadi Korban Tewas, Puntung Rokok Pemicunya

"Dalam konteks perlindungan anak, video yang beredar akan berpengaruh kepada psikologi anak. Sehingga, saran saya tidak usah dipakai," kata Joko, Jumat (25/12/2020).

Meski tidak ada aturan pidana yang melarang, namun secara kode etik pengambilan gambar anak harus mendapat persetujuan orang tua si anak.

Demi kepentingan terbaik bagi anak. Sebaiknya semua pihak, baik media massa, youtuber,  guru, dan semua pihak harus berhenti membagi video-video tersebut.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: wulanndari
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved