Breaking News:

Ahli Geologi Kumpul di Lombok, Sebut Banyak Geosite NTB Dalam Kondisi Terancam

Persoalan geosite NTB terancam menjadi satu isu yang dibahas 800 orang ahli geologi yang tergabung dalam IAGI, di Senggigi, Lombok Barat

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Humas Pemprov NTB
PERTEMUAN: Wakil Gubernur Provinsi NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah (tiga dari kiri) bersama para ahli geologi, dalam pertemuan di Senggigi, Lombok Barat, Jumat (18/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT – Keberadaan geosite-geosite di Nusa Tenggara Barat (NTB) terancam kelestariannya.

Aktivitas tambang emas liar serta tambang batuan membuat warisan bumi tersebut rusak.

”Seperti di Gunung Prabu, Lombok Tengah terdapat goa batu gamping terganggu keberadaannya karena tambang liar,” kata Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Provinsi NTB Kusnardi, setelah pertemuan ilmiah tahunan IAGI, di Killa Seggigi, Lombok Barat, Sabtu (19/12/2020).

Baca juga: Bangkitkan Pariwisata di Masa Pandemi, 200 Peselancar Surfing di Pantai Seger Mandalika

Begitu juga dengan daerah Sekotong, Lombok Barat yang memiliki potensi geodiversity terancam akibat maraknya tambang liar di sana.

”Di bagian utara (Lombok) atau lereng Gunung Rinjani banyak tambang batuan yang perlu diperhatikan,” katanya.

Tonton Juga :

Persoalan tersebut menjadi satu isu yang dibahas 800 orang ahli geologi yang tergabung dalam IAGI, di Senggigi, Lombok Barat,

Kusnardi menjelaskan, pertemuan menggunakan sistem hybrid, gabungan online dan offline.

Baca juga: Pencurian di Hotel Gili Trawangan, Polres Lombok Utara Ciduk 2 Pencuri dan 3 Orang Penadah

Sebanyak 650 orang peserta mengikuti pertemuan secara online, dan 150 orang datang langsung ke lokasi pertemuan. Pertemuan berlangsung 15-18 Desember 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved