Breaking News:

Satu Lagi Pemilik Lahan Sirkuit Mandalika Lombok Terima Pembayaran Melalui Pengadilan

Satu persatu warga pemilik lahan di sirkuit Mandalika, mengambil pembayaran lahan di Pengadilan Negeri (PN) Praya.

Dok. PT ITDC
PEMASANGAN DRAINASE: Beberapa pekerja memasang drainase di area STA 0.0, Sabtu (12/12/2020). Sebelum diaspal, sirkuit dilengkapi drainase khusus yang direkomendasikan untuk sirkuit. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Satu persatu warga pemilik lahan di sirkuit Mandalika, mengambil pembayaran lahan di Pengadilan Negeri (PN) Praya.

Pekan kedua Desember 2020, pemilik lahan atas nama Amaq Maye alias Rase, warga Dusun Petiwung, Desa Kuta, Lombok Tengah menerima proses konsinyasi.

Berdasarkan pengukuran Badan Pertanahan Nasional (BPN), luas lahan dimiliki Amaq Maye sekitar 52,43 are. 

Dengan demikian, Amaq Maye kini telah melepas tanahnya untuk dijadikan sirkuit.

Kepala Divisi Construction Enhacement Aris Joko Santoso mengatakan, proses pembayaran lahan enclave terus dikebut.

Khususnya lahan yang masuk penetapan lokasi (Penlok) I.

Berbagai upaya dilakukan agar proses pembebasan lahan berjalan lancar.

Baca juga: Perhitungan Suara Pilkada Sumbawa, 24 Kantor PPK Dijaga 1.100 Personel Polisi dan TNI

Setelah penetapan konsinyasi, PN Praya melakukan langkah-langkah persuasif terhadap warga pemilik lahan.

Termasuk memberitahukan kepada seluruh warga yang belum mengambil uang ganti rugi melalui proses konsinyasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved