Breaking News:

WASPADA LONGSOR NTB, Ini 21 Titik Rawan Longsor di Lombok dan Sumbawa

Potensi longsor bisa terjadi di mana saja, namun dari pengalaman BPBD Provinsi NTB menangani bencana longsor, ada 21 daerah paling sering longsor

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. BPBD Lombok Timur
LONGSOR: Petugas BPBD membantu warga yang rumahnya terkena longsor di Desa Tete Batu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Kamis (26/11/2020) 

Sementara di Pulau Sumbawa, daerah rawan ada di jalur Semongkat, Lunyuk, Baturotok, Batu Dulang, Jereweh, tanjakan Nanga Tompu, Kadindi-Tambora, Kawinda Toi, Kecamatan Sape, dan Parado. 

Baca juga: 3 Tiang Listrik Roboh Akibat Longsor di Lombok Diperbaiki, 2 Lainnya Terkendala Sulitnya Medan

"Lokasi longsor tersebar tapi ini yang cukup sering," ujar Ahmadi. 

Khusus bagi warga yang tinggal di daerah pegunungan, mereka harus lebih waspada lagi. 

Bila sedang terjadi hujan dan rumahnya di bawah lereng, sebaiknya warga tidak diam di dalam rumah.

"Pindah dulu sebentar untuk cari tempat lebih aman," imbuhnya. 

Pengalaman beberapa tahun lalu, satu permukiman warga di Gunungsari Lombok Barat tertimbun longsor. 

Petugas BPBD bantu warga korban longsor di Desa Tete Batu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Kamis (26/11/2020)
Petugas BPBD bantu warga korban longsor di Desa Tete Batu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Kamis (26/11/2020) (Dok. BPBD Lombok Timur)

Semua orang saat itu berada di dalam rumah, sehingga ikut tertimbun. 

"Jangan sampai terulang kembali seperti itu," katanya. 

(*) 

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved