Breaking News:

Setelah 17 Tahun Pemekaran, 426 Aset Pemkab Bima Akhirnya Diserahkan ke Kota Bima

KPK memfasilitasi rekonsiliasi 426 aset pemekaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima ke Pemerintah Kota Bima

Dok. Humas KPK 
REKONSILIASI: Tim koordinasi dan supervisi pencegahan (Korsupgah) KPK memfasilitasi serah terima aset Pemkab Bima ke Kota Bima, Jumat (27/11/2020).  

"Tidak boleh double entry karena berpotensi temuan BPK,” tegas Amanah.

Total aset pemekaran hasil rekonsiliasi 426 bidang dengan luas 940 ribu meter persegi.

Aset tersebut berupa tanah, bangunan kantor pemerintahan, dan rumah dinas. 

Di luar itu, 37 aset telah diserahkan secara bertahap sejak 2003 sampai Juni 2020. 

Sehingga, total aset pemekaran hasil rekonsiliasi 463 aset. 

Potensi Temuan

Sementara itu, Wali Kota Bima M Lutfi mengatakan, pihaknya akan konsen terkait utilisasi aset pemekaran. 

Menurutnya, aset yang belum diserahkan berdampak pada kurang optimalnya pemanfaatan aset. 

“Misalnya pasar, kalau belum dihibahkan bagaimana bisa kita pungut biaya retribusi?" katanya.

Revitalisasi atau pemeliharaan juga sulit dilakukan. 

Ia juga tidak mau pencatatan ganda. 

"Ini bahaya, potensi temuan,” ujar Lutfi. 

(*) 

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved