Breaking News:

Gara-gara HP untuk Main Game Dirusak Orangtua, Pemuda di Bima Gantung Diri

MD (19 tahun), remaja asal Desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima mengakhiri hidup dengan gantung diri. 

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Dok. Polsek Wera
IDENTIFIKASI: Petugas Polsek Wera melakukan identifikasi di lokasi kejadian gantung diri, di Desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Kamis (26/11/2020). 

Nasmirah pun histeris melihat anaknya sudah tergantung dengan seutas ikat pinggang. 

MD tergantung dalam keadaan tidak bergerak sama sekali.

Baca juga: Update Corona Nusa Tenggara Barat, Kamis 30 April 2020: 230 Kasus Positif, 31 Sembuh, 4 Meninggal

Baca juga: Pertahankan Status Badan Publik Informatif, Ini Pesan Wakil Presiden untuk NTB  

Mendengar teriakan orang tua korban, warga di sekitar berdatangan lalu melakukan pertolongan. 

Warga memotong ikat pinggang yang terjerat di leher korban. 

Warga melarikan korban ke Puskesmas Wera dan langsung diberikan tindakan medis.

“Namun Korban dinyatakan telah meninggal dunia,” tutur IPTU Husnain. 

Dengan kejadian tersebut kepolisian menyita 1 ikat pinggang warna warni, palu kayu, dan 1 unit HP merek Samsung hitam.

“Keluarga korban menolak divisum dan otopsi. Sekaligus dibuatkan surat penolakan tersebut,” pungkasnya.

(*) 

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved