Breaking News:

Tahun Depan, Rp 852,3 Miliar APBD NTB Tersedot untuk Covid-19 

Anggaran belanja Pemprov NTB tahun depan banyak tersedot untuk penanganan pandemi covid-19

Dok. Humas Pemprov NTB
ANGGARAN: Sekda Provinsi NTB H Lalu Gita Ariadi (kiri) menyerahkan RAPBD tahun 2021, kepada Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda, dalam rapat paripurna DPRD NTB, Selasa (24/11/2020). 

Bertambah Rp 141 miliar atau 2,64 persen dibandingkan target pendapatan tahun 2020 Rp 5,3 triliun.

Pendapatan tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 1,9 triliun. 

Dana transfer pusat Rp 3,4 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 54,7 miliar lebih.

Sedangkan belanja daerah direncanakan Rp 5,5 triliun.

Meningkat 0,93 persen atau Rp 50,8 miliar  dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 5,4 triliun. 

Belanja tersebut terdiri dari belanja operasi Rp 4,1 triliun, belanja modal Rp 701,8 miliar, belanja tidak terduga Rp10 miliar, dan belanja transfer  Rp 696,3 miliar lebih.

Baca juga: 692 Ponpes di NTB Kurang Diperhatikan, Perlu Ada Dana Khusus Pesantren di APBD

Belanja tersebut dialokasikan untuk membiayai program yang tersebar pada berbagai urusan pemerintahan. 

Baik urusan wajib bidang pelayanan maupun urusan
wajib non pelayanan dasar. 

Antara lain, urusan wajib bidang pelayanan dasar sebesar Rp 3,4 triliun, dan urusan wajib non pelayanan dasar Rp 230,8 miliar. 

Juga urusan pemerintahan pilihan Rp 453,7 miliar, serta unsur pendukung urusan pemerintahan Rp 371,7 miliar. 

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved