Breaking News:

Tahun Depan, Rp 852,3 Miliar APBD NTB Tersedot untuk Covid-19 

Anggaran belanja Pemprov NTB tahun depan banyak tersedot untuk penanganan pandemi covid-19

Dok. Humas Pemprov NTB
ANGGARAN: Sekda Provinsi NTB H Lalu Gita Ariadi (kiri) menyerahkan RAPBD tahun 2021, kepada Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda, dalam rapat paripurna DPRD NTB, Selasa (24/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Anggaran belanja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun depan banyak tersedot untuk penanganan pandemi Covid-19. 

Total Rp 852,3 miliar lebih dana dialokasikan untuk urusan Covid-19. 

Dalam dokumen nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2021, alokasi dana Covid-19 terbagi menjadi tiga. 

Pertama, penguatan sektor kesehatan Rp 482,3 miliar lebih.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Masuk Daftar Sirkuit Cadangan, Menpora Optimistis MotoGP Mandalika Terlaksana 2021

Kedua, dana jaring pengaman sosial (JPS), direncanakan Rp 119,4 miliar lebih. 

Ketiga, dana penyempurnaan data terpadu bidang kesejahteraan sosial serta penanganan dampak ekonomi pascapandemi Covid-19 Rp 250,5 miliar lebih.

Termasuk di dalamnya membantu industri kecil menengah (IKM). 

"Kebijakan pembangunan tahun 2021 diprioritaskan kepada kegiatan penanganan dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB H Lalu Gita Ariadi, dalam rapat paripurna penjelasan nota keuangan RAPBD 2021, di ruang rapat utama DPRD NTB, Selasa (24/11/2020).

Secara keseluruhan, target pendapatan daerah dalam RABPD tahun 2021 sebesar Rp 5,4 triliun lebih.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved