Breaking News:

Meski Pandemi, Realisasi Investasi NTB Melampaui Target Capai Rp 9,2 Triliun

Investasi tersebut, kata Rum, merupakan investasi dalam negeri dan investasi asing yang masuk ke NTB dari Januari hingga September 2020.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
Tribunlombok.com/Sirtu
Tampak halaman depan kantor Gubernur Provinsi NTB 

Sedangkan di Kabupaten Sumbawa Barat Rp 2 triliun lebih, Kabupaten Sumbawa Rp 289 miliar, Dompu Rp 1,7 triliun lebih, dan Kabupaten Bima Rp105 miliar.

INVESTASI: Proses pemasangan jaringan fiber optic Telkom di kawasan tiga gili, di Lombok Utara.
INVESTASI: Proses pemasangan jaringan fiber optic Telkom di kawasan tiga gili, di Lombok Utara. (Dok. Humas NTB)

Sementara di Kota Bima tidak terdapat investasi dalam negeri, hanya investasi asing sebesar Rp 195 miliar.

”Realisasi investasi ini akan terus mengalami peningkatan hingga akhir tahun nanti,” kata Mohammad Rum.

Terlebih saat ini, nilai investasi KEK Mandalika melalui ITDC dan dari PT Angkasa Pura belum masuk perhitungan investasi tahun ini.

“Saya optimis, target investasi yang ditetapkan dalam RPJMD sebesar Rp 11,3 triliun bisa terpenuhi,” ujarnya.

Keterlambatan laporan investasi ITDC dan PT Angkasa Pura disebabkan mereka belum merespons permintaan DPMPTSP untuk menyampaikan laporan investasinya.

“Harapan kami, laporan realisasi investasi dari kedua institusi ini bisa masuk pada triwulan ke IV,” tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved