Breaking News:

Terjerat Dugaan Penipuan Investasi Bodong, Emak Caca Beralasan Gara-gara Covid-19

Ditangkap karena dugaan penipuan dengan modus investasi modal usaha, LS alias Emak Caca (28) menjelaskan kondisinya di depan petugas kepolisian

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Emak Caca dihadirkan dalam gelar perkara kasus investasi bodong 

Laporan wartawan Tribunlombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ditangkap karena dugaan penipuan dengan modus investasi modal usaha, LS alias Emak Caca (28) menjelaskan kondisinya di depan petugas kepolisian.

Koki perempuan 28 tahun itu mengaku sama sekali tidak berniat menipu.

Usaha ia rintis selama lima tahun, sejak 2015.

Ia pun sukses membuka beberapa outlet di Kota Mataram.

Baca juga: Penipuan Berkedok Investasi Emak Caca di Mataram Terbongkar, Modus Modal Usaha

Usahanya pun berkembang dan pelanggan waktu itu cukup banyak.

Tapi sejak Maret 2020, pandemi Covid-19 menghantam usaha warung makannya.

Ia tidak bisa mengembalikan dana kliennya karena keuangan usahanya macet.

”Ini gara-gara Covid, sebelumnya sama sekali tidak pernah macet,’’ ungkapnya.

Karena sulit percaya sama orang lain, Caca mengelola sendiri keuangan usahanya.

Seluruh investasi yang disetor warga digunakan untuk mengelola lima outlet usahanya.

Baca juga: Buron Hampir Setahun, Residivis Pencabulan Anak di Sumbawa Diciduk Polisi

Investasi itu juga sudah ada yang menjadi aset berupa lahan tanah, outlet, dan sejumlah barang.

”Saya ingin mengembalikan semuanya dan berusaha lagi dari nol, tapi sejak ditahan, usaha saya sudah tidak ada yang berjalan,” sesalnya.

Berdasarkan bukti yang dikantongi penyidik, Emak Caca terancam dijerat pasal 378 atau pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara.

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved