Breaking News:

Bersitegang soal Warisan, Tiningsih Digugat Anak Kandung: Saya Capek, Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Bahkan sang anak, Rully Wijayanto melontarkan gugatan warisan pada sang ibu, Praya Tiningsih.

(KOMPAS.COM/IDHAM KHALID)
Ibu Praya Tiningsih warga Kelurahan Semayan, yakni ibu yang digugat anak kandungnya karena warisan 

TRIBUNLOMBOK.COM - Masalah warisan membuat hubungan anak dan ibu kandung di Lombok renggang.

Bahkan sang anak, Rully Wijayanto melontarkan gugatan warisan pada sang ibu, Praya Tiningsih.

Praya Tiningsih (52) masih menolak sejumlah konsep perdamaian yang ditawarkan anaknya Rully Wijayanto soal gugatan warisan.

Ada empat poin perdamaian yang ditawarkan Rully, saat sidang keempat di Pengadilan Agama (PA) Praya, Lombok Tengah, Kamis (13/8/2020).

Salah satunya agar harta warisan tetap dibagi.

Warisan yang ingin digugat oleh Rully, yakni tanah seluas 4,2 are bersama uang deposit sepeninggal almarhum ayahnya.

Tiningsih mengatakan, permintaan tersebut melanggar wasiat almarhum suaminya yang meminta agar warisan tidak boleh dibagi.

VIRAL Sumpah Pocong Warga Bondowoso, Berawal dari Sengketa Warisan Tanah 250 Meter Persegi

Saking kesalnya, Tiningsih mengancam akan menuntut air susu yang sudah diberikan selama Rully dirawat dan dibesarkan.

"Pokoknya saya tidak maafkan dia (Rully), pokoknya dia harus bayar air susu saya, saya sudah capek jadi ibu, saya sudah bosan," kata Ningsih dengan nada tinggi usai persidangan, Kamis.

Sedangkan Rully kekeh terhadap permintaannya. Dia menilai dengan pembagian harta warisan, akan jelas hak-hak setiap orang.

Halaman
12
Editor: wulanndari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved