Breaking News:

Pengakuan Pasutri Diduga Lakukan Prostitusi Anak di Bawah Umur, Dapat Rp 100 Ribu Setiap Transaksi

Pasangan suami istri ini nekat menjadi muncikari dalam kasus prostitusi anak, mereka bahkan menjajakan korban lewat media sosial Facebook.

IST/WARTA KOTA
Ilustrasi pesta seks. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pasangan suami istri ini nekat menjadi muncikari dalam kasus prostitusi anak, mereka bahkan menjajakan korban lewat media sosial Facebook.

Pasangan suami istri ini adalah SF (24) dan SU (27), keduanya dibekuk petugas Satreskrim Polres Tulangbawang pada Minggu 19 Juli lalu di rumah kontrakan mereka di wilayah Banjar Agung.

Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro, mengatakan, dalam praktik prostitusi online terhadap anak di bawah umur, keduanya saling berbagi peran.

"SU bertugas mengantar dan menjemput korban untuk bertemu dengan pelanggan di hotel dan kontrakanya. Sedangkan SF merupakan mami atau mucikari," ungkap Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro, saat ekspose di Mapolres Tulangbawang, Rabu (29/07/2020).

Keduanya mendapatkan uang tips dari korban setiap kali habis berkencan dengan pelanggannya.

Pasutri ini sudah ditahan di Mapolres Tulangbawang.

Keduanya bakal dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 88 Jo Pasal 76I Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tandas Kapolres.

Lewat Facebook

SF (24), mengaku menjajakkan tiga anak di bawah umur kepada pria hidung belang melalui media sosial Facebook.

Halaman
123
Editor: Anugerah Tesa
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved