Kronologi Seorang Pria Perkosa Adik Iparnya, Berawal Kalah Main Remi hingga Kepergok Istri Pelaku

Berdalih melakukan hukuman jentik telinga lantaran kalah bermain remi, seorang pria RAP (22) memperkosa adik iparnya yang masih berusia 15 tahun.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pencabulan anak. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Berdalih melakukan hukuman jentik telinga lantaran kalah bermain remi, seorang pria RAP (22) memperkosa adik iparnya yang masih berusia 15 tahun.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Tanjung Barat, Ogan Ilir.

Pemerkosaan tersebut akhirnya diketahui oleh istri pelaku.

Berawal kalah main remi

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Robby Sugara mengemukakan, awalnya korban tengah menyapu saat berada di rumah pelaku.

RAP yang melihat korban kemudian mengajaknya bermain remi.

Dalam permainan itu, RAP menerapkan aturan jentik telinga pada orang yang kalah bermain.

Rupanya, usai bermain, pelaku menang dan korban kalah.

Berdalih hukuman jentik telinga, ditarik ke kamar Oleh pelaku, korban diminta ke kamar untuk melaksanakan hukuman jentik telinga.

Namun ketika korban masuk, pelaku menarik tangannya hingga tubuh korban terguling.

Halaman
12
Editor: Anugerah Tesa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved