Breaking News:

Oknum Dosen Lecehkan Mahasiswi saat Bimbingan Skripsi, Diskors 5 Tahun Tak Boleh Mengajar

Oknum dosen Fakultas Hukum, Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) nekat melakukan pelecehan seksual pada seorang mahasiswi.

net/stomp
Ilustrasi perkosaan. 

Setelah selesai menghadiri sidang kode etik, keduanya enggan memberikan komentar dan memilih menghindari wartawan.

Skors lima tahun

Ketua Majelis Komisi Etik, Zainal Asikin mengatakan, setelah mendengar keterangan terlapor dosen FH Unram dan pelapor mahasiswi, pihaknya memutuskan bahwa dosen tersebut telah melakukan pelanggaran kode etik.

"Setelah melakukan perdebatan panjang, majelis kode etik memberikan keputusan terhadap dosen yang bersangkutan. Poin pertama terbukti melanggar kode etik," kata Asikin.

Alasan Seorang Ibu Ajak Anak Kandung Berhubungan Intim, Awalnya Mabuk hingga Akui Suka Sama Suka

Atas perbuatannya, majelis kode etik menghukum oknum dosen tersebut dengan skors selama lima tahun atau 10 semester.

Selama lima tahun dosen itu tidak boleh melakukan kegiatan sebagai dosen (mengajar) di perguruan tinggi.

Asikin mengatakan, pihak fakultas juga akan mencopot jabatan oknum dosen sebagai sekretaris bagian pidana.

Asikin menyayangkan karena nama baik yang selama ini telah dibangun, tercoreng dengan perilaku dosen yang tidak pantas.

Pihaknya berharap hal ini bisa menjadi pembelajaran terutama untuk dosen-dosen muda untuk tetap menjaga nama baik.

"Kita majelis etik ini ingin menjaga marwah yang kita bangun. Nama baik selama ini ternyata tercoreng oleh sikap perilaku seperti itu," kata Asikin.

Pengakuan Teman Yodi Prabowo Soal Pelaku Pembunuhan hingga Sikap Kekasih Korban yang Mencurigakan

Halaman
123
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved