Breaking News:

Hukum Suami Istri Bermesraan saat Menjalankan Ibadah Puasa, Berikut Penjelasannya

Berikut penjelasan lengkap bermesraan dengan suami saat menjalankan ibadah puasa

pexels
Bermesraan dengan suami 

TRIBUNLOMBOK.COM - Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi, menyampaikan hukum bermesraan bersama suami saat menjalankan puasa Ramadhan.

Ia menjelaskan, jima atau berhubungan badan saat berpuasa itu bisa membatalkan puasa.

Sehingga, segala sesuatu yang menuju ke arah membatalkan puasa, maka tidak boleh dilakukan.

"Kita tahu bahwa jima itu membatalkan puasa. Berarti haram dilakukan saat berpuasa," ujarnya, dikutip dari YouTube Tribunnews.com, Rabu (22/4/2020).

"Segala kegiatan yang menuju ke arah sana berarti juga tidak boleh, seperti bermesraan yang bisa mengantarkan ke sana," jelas Wahid Ahmadi.

Baca: Isi Program Religi Saat Ramadan, Irfan Hakim Berusaha Menghibur Agar Tetap Santun

Baca: Wamenag Jelaskan Alasan Larangan Ibadah di Masjid Selama Pandemi Corona

Ia menambahkan, kategori bermesraan itu berbeda-beda, ada yang dari tingkat ringan hingga berat.

"Meskipun demikian, istilah bermesraan kan berlevel. Ada yang sekedar bermesraan ringan, ada sampai kepada level yang memang sudah berat, yang bisa mengantarkan pada perbuataan jima pada siang hari Ramadhan," terangnya.

Ilustrasi suami istri
Ilustrasi suami istri (Thinkstockphotos)

Menurutnya, apabila bermesraan biasa dengan suami saat berpuasa, itu diperbolehkan.

Apabila bermesraan dilakukan mengarah melakukan jima, itu hukumnya haram.

"Jadi bisa diukurlah, yang sudah kategori berbahaya tentu semakin tidak boleh."

Halaman
1234
Editor: Anugerah Tesa
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved