Breaking News:

Ikut Perangi Corona, Laskar Sasak Bagikan 1000 Masker Gratis dan Sosialisasikan Hidup Bersih

Setidaknya ada 2 agenda kegiatan yang dilakukan oleh Laskar Sasak yang dikemas dalam bentuk aksi sosial serta deklarasi tersebut.

Laskar Sasak untuk TribunLombok.com
Suana pembagian masker yang dilakukan Laskar Sasak di event Car Free Day di jalan Udayana, Kota Mataram, Minggu pagi (15/3/2020). Sedikitnya 1.000 masker dibagikan secara gatis dan sosialisasi hidup bersih dan tindakan pencegahan penyebaran virus Corona 

Apalagi, NTB kini merupakan provinsi dengan potensi pariwisata yang sangat potensial termasuk adanya Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika serta rencana pembangunan Sikuit MotoGP.

Sekretaris Umum Laskar Sasak Lalu Wahyudi Zakaria menambahkan Omnibus Law dipastikan akan sangat bermanfaat bagi kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Laskar Sasak sangat menginginkan NTB dalam kondisi kondusif, sehingga regulasi semacam Omnibus Law sangat tepat guna merapikan dan mengefisiensikan sejumlah aturan menjadi satu, yang terpenting berasakan keadilan bagi seluruh rakyat,” kata Lalu Wahyudi.

Sementara itu, Penasehat Laskar Sasak yang juga Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Wahyudi Adi Siswanto memberikan apresiasi tingga atas upaya dan agenda aksi yang dilakukan Laskar Sasak NTB.

" Kami menilai Laskar Sasak ini sebagai komunitas pemuda asli Lombok yang memiliki komitmen untuk mengawal nilai nilai budaya lokal sebagai basic Nasionalisme, Kontek itu menjadi sangat penting keberadaannya justru saat nilai nilai Nasionalisme ini semakin tipis," kata Wahyudi

Lebih jauh Wahyudi mengambarkan persaaan pesimisnya terkait keberadaan Laskar Sasak tersebut.

“Awalnya ada rasa pesimis karena terdiri dari pemuda-pemuda yang sangar tetapi setelah jauh mengenal ternyata mereka [Laskar Sasak] sangatlah halus budi pekertinya dan sangat menjujung tinggi moralitas. Banyak anggotanya yang memiliki intelektualitas tinggi, malah ada lulusan S2 dan S3 seperti sekjendnya Dr. Lalu Wahyudi Zakaria dan dewan pakar Dr. Maharani,” tegasnya.

Wahyudi menyatakan bahwa ada catatan khusus, beberapa kali Laskar Sasak telah memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah baik pusat dan daerah.

“Laskar Sasak memberikan dukungan itu secara tulus dan tidak memperoleh imbalan sepeserpun. Jadi Laskar Sasak merupakan kumpulan pemuda-pemuda baik yang perlu mendapatkan pembinaan lebih intensif.” (*)

Editor: Wahid Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved